<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203</id><updated>2009-03-07T01:16:34.696-08:00</updated><title type='text'>fauzanazmi</title><subtitle type='html'>LIFE ;  HIDUP ; 生活</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-116253607783456399</id><published>2006-11-02T22:40:00.000-08:00</published><updated>2006-11-02T22:41:17.856-08:00</updated><title type='text'>BECA</title><content type='html'>B E C A&lt;br /&gt;Oleh: K Suheimi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki tua itu hanya tukang becak. Penghasilannya&lt;br /&gt;setiap hari tidak menentu. Dia miskin Miskin membuat&lt;br /&gt;gampang sakit. Sakit membuat yang miskin semakin&lt;br /&gt;miskin. Maka, kian sempurnalah lingkaran kemiskinan&lt;br /&gt;selama ini: Kemiskinan akan selalu melahirkan&lt;br /&gt;kemiskinan, dan dengan kecepatan yang mencengangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eman terpapah-papah mendayung becanya. Umurnya yang&lt;br /&gt;sudah 45 tahun sebetul tak begitu kuat mendayung beca&lt;br /&gt;barang yang bermuatan sarat dengan barang –barang&lt;br /&gt;dagangan, tiap hari dia harus jemput antarkan barang&lt;br /&gt;dagangan pedagang=-pedagang di pasar alai. Dengan&lt;br /&gt;keringat bercucuran dikayuhnya beca itu dengan beca&lt;br /&gt;itu pula dikayuhnya kehidupan yang semakin berat.&lt;br /&gt;Badan semakin tua, tapi beban semakin berat. Disapunya&lt;br /&gt;keringat yang menetes membasahi kelopak mata jatuh&lt;br /&gt;membasahi pipinya, bersamaan dengan itu air matanya&lt;br /&gt;meleleh satu demi satu tanpa bisa dihentikan.&lt;br /&gt;Tak pernah dia meneteskan air mata bersama tetesan&lt;br /&gt;peluh ini, tapi hari ini dia tak tahan lagi. Istrinya&lt;br /&gt;sudah dua hari dirumah bidan Afrida, tapi anak tak&lt;br /&gt;kuinung lahir. Sudah dicarinya obat salusuh, telah&lt;br /&gt;dibacakan do”a dan do”a namun sang bayi tak mau&lt;br /&gt;menonggolkan kepalanya. Seperti keringat yang&lt;br /&gt;membasahi tubuhnya begitu pula istrinya sudah&lt;br /&gt;bersimbah peluh menahan sakit, memcoba mengedan dan&lt;br /&gt;mengedan lagi namun jabang bayi sepertinya bertahan&lt;br /&gt;tak mau lahir.&lt;br /&gt;Entah kenapa dulu istrinya ini mudah saja melahirkan&lt;br /&gt;diantarkan pagi siang sudah lahir. Sudah empat&lt;br /&gt;anaknya lahirnya biasa-biasa dan mudah saja. Tapi&lt;br /&gt;entah kenapa yang satu ini sudah dua hari belum juga&lt;br /&gt;tampak tanda-tanda akan bisa lahir. Bidan afrida&lt;br /&gt;angkat tangan, anaknya terlalu besar katanya hampir&lt;br /&gt;putus asa. Eman memohon “tolonglah Buk Bidan” ,,,,, Ya&lt;br /&gt;jalan satu-satunya harus di operasi. Sambil meneteskan&lt;br /&gt;air mata eman memelas, dari pagi saya manarik becak&lt;br /&gt;baru dapat 15 ribu katanya sambil merogoh saku&lt;br /&gt;mengeluarkan penghasilannya hari ini.&lt;br /&gt;Bidan Afridapun tak bisa berbuat apa-apa. disadarinya&lt;br /&gt;anak yang ke lima terlalu besar dan tenaga ibu itu&lt;br /&gt;telah terkuras habis. Bidan afrida menelepon Rumah&lt;br /&gt;sakit Bersalin Bunda kalau-kalau mau menolong orang&lt;br /&gt;miskin. Kebetulan saya yang ngangkat telepon itu.&lt;br /&gt;Saya pesan bawa segera bawa , kita akan tolong jangan&lt;br /&gt;lihat dan tanya uangnya.&lt;br /&gt;Hari itu saya toreskan pisau di perut ibu itu, dia&lt;br /&gt;berdoa. Dengan suara lirih “Ya Allah Mudahkanlah&lt;br /&gt;opeerasi ini, selamatkan diriku dan anakku , serta&lt;br /&gt;semua orang yang menolongku”. Bisikan lembut itu&lt;br /&gt;sampai ketelinga saya dan sayapun tergetar, dada saya&lt;br /&gt;bergocang. Bayi yang lahir hari itu memang besar&lt;br /&gt;beratnya 4,6 kg sehat dan besar. Ada sesuatu yang&lt;br /&gt;menyelinap didalam hati ini. Oh saya bisa menolong&lt;br /&gt;orang yang sangat membutuhkan. Sesuatu rasa merangkak&lt;br /&gt;dan menyelinap ke lubuk sanubari, Oh orang orang&lt;br /&gt;seperti inilah yang harus segera di tolong.&lt;br /&gt;Selesai operasi Eman menyalami saya, setetes air&lt;br /&gt;matanya jatuh, dan dalam mata yang berlinang itu&lt;br /&gt;ditariknya nafas dalam-dalam terima kasih pak dokter.&lt;br /&gt;Terenyuh hati saya. Saya sampaikan pada semua team&lt;br /&gt;penolong mereka terharu.&lt;br /&gt;Memang kita harus tolong dan selamat eman dan orang&lt;br /&gt;–orang yang senasib dengan nya. Kehidupan sekarang&lt;br /&gt;banyak menghempaskan orang kegaris di bawah&lt;br /&gt;kemiskinan.&lt;br /&gt;Memang kami tak dapat uang , tapi ada seuatu dibalik&lt;br /&gt;itiu, Ketenangan hati, kedamain jiwa dan ketentraman&lt;br /&gt;perasaan. Oh lega, bahahagia kami rasakan ketika dapat&lt;br /&gt;menyelematkan istru eman dan anaknya.&lt;br /&gt;Diciumnya tangan saya sekali lagi sebelum dia pulang,&lt;br /&gt;saya pandang dan saya tatap anak-anaknya yang 5 orang.&lt;br /&gt;sambil pergi mereka melambaikan tangan. terima kasih&lt;br /&gt;terima kassih..&lt;br /&gt;Kenangan itu kembali terbayang hari ini. Dan saya&lt;br /&gt;sampaikan ke semua bidan. Kalau ada mereka&lt;br /&gt;yang tak mampu dan minta surat miskin ke Lurah, kami&lt;br /&gt;di Rumah sakit Bunda bersedia menolongnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemiskinan sekarang mendera rakyat Indonesia, tak&lt;br /&gt;sedikit hidupnya yang jadi papa, terlunta. Smentara&lt;br /&gt;kehidupan semakin mencekik, semua harga pada naik.&lt;br /&gt;Dalam keadaan demikian pengangguran semakin banyak,&lt;br /&gt;dengan apa mereka bisa kita selamatkan dan kita&lt;br /&gt;tolong?.&lt;br /&gt;Hanya dengan kemampuan yang ada dan dengan apa yang&lt;br /&gt;bisa kita harus tolong dan kita harus selamatkan.&lt;br /&gt;Saya pesan ke semua karyawan di rumah sakit Bunda&lt;br /&gt;walaupun dia miskin , jangan bedakan dengan orang&lt;br /&gt;yang nginap di VIP. Rasakan nikmatnya dalam menolong&lt;br /&gt;orang yang tak mampu&lt;br /&gt;"Irhammu fil ardh yarhamkuim fis samak" Kasihanilah&lt;br /&gt;yang di Bumi, maka yang dilangit akan mengasihimu.&lt;br /&gt;Lapangkanlah kamu akan di lapangkan, mudahkanlah kamu&lt;br /&gt;akan di mudahkan, pesan Rasul. Rasakanlah nikmatnya&lt;br /&gt;dalam memberi&lt;br /&gt;setiap hari kta mencoba melakukan sesuatu yang baik&lt;br /&gt;kepada setiap orang. Hal itu membuat kita bahagia&lt;br /&gt;tatkala melihat orang lain bahagia dan hari ini …kita&lt;br /&gt;tak tahu apa ada orang yang bisa tidur dan makan lebih&lt;br /&gt;baik dariku. Aku telah menemukan kebahagiaan dengan&lt;br /&gt;memberi."&lt;br /&gt;Ketika ada orang kaya mendengarkan hal itu,&lt;br /&gt;menangislah dia. Dia memiliki segala sesuatu yang bisa&lt;br /&gt;dibeli dengan uang namun dia kehilangan sesuatu yang&lt;br /&gt;tidak bisa dibeli dengan uang.&lt;br /&gt;Untuk itu ingin saya petikkan sebuah firman sucinya&lt;br /&gt;dalam Al Qur'an&lt;br /&gt;Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul,&lt;br /&gt;sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul.&lt;br /&gt;Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke&lt;br /&gt;belakang (murtad) Barangsiapa yang berbalik ke&lt;br /&gt;belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat&lt;br /&gt;kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi&lt;br /&gt;balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS. 3:144)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padanag Sept 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-116253607783456399?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/116253607783456399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=116253607783456399' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/116253607783456399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/116253607783456399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2006/11/beca.html' title='BECA'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-114221440522919594</id><published>2006-03-12T17:44:00.000-08:00</published><updated>2006-03-12T17:46:45.276-08:00</updated><title type='text'>Hati-hati Speedy Telkom</title><content type='html'>Surat Keberatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang bertanda tangan dibawah ini:&lt;br /&gt;Nama   : Fauzan Azmi Ibrahim&lt;br /&gt;Alamat   : Jl Cikoko Barat Dalam III No 10, Pancoran,12770 Jakarta&lt;br /&gt;Adalah pemakai Speedy Telkom &lt;br /&gt;Nomor Jastel : 121212000XXX&lt;br /&gt;Atas Nama   : Tn. Yom Emzir&lt;br /&gt;Dengan ini mengajukan keberatan atas tagihan Jastel Speedy bulan maret 2006, dimana sebelumnya kami yang mengikuti paket Rp 300.0000,-, ternyata pada bulan Maret ini membengkak menjadi Rp 874.961,-. Ini adalah diluar dugaan kami. Setelah konsultasi dengan Customer Service Speedy di Pameran Komputer di JHCC pada tanggal 12 Maret 2006, kami baru mendapat informasi kalau modem harus dimatikan pada saat tidak dalam pemakaian, karena ada kemungkinan virus bekerja. Setelah mempelajari rincian pemakaian ternyata kami menemukan pemakaian diluar dugaan tersebut, dimana setiap saat internet terus bekerja, padahal kami hanya menggunakan diluar jam kerja di rumah.&lt;br /&gt;Untuk itu kami mohon kepada Telkom untuk dapat memberikan tinjauan ulang atas tagihan kami terrsebut, serta mensosialisasikan bagaimana penggunaan Speedy yang benar, sehingga kami sebagai pelanggan tahu bagaimana supaya bisa menghemat pemakaian, karena kami juga membutuhkan jasa Telkom ini.&lt;br /&gt;Demikianlah surat keberatan ini saya buat, semoga Telkom dapat menanggapi surat kami ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 13 Maret 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fauzan Azmi Ibrahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampiran &lt;br /&gt;Copy KTP&lt;br /&gt;Copy tagihan Maret 2006&lt;br /&gt;Copy Pembayaran Jan, Feb 2006&lt;br /&gt;Copy Rincian Pemakaian&lt;br /&gt;Cc to: www.fauzanazmi.blogspot.com, IA-ITB@yahoogroups.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-114221440522919594?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/114221440522919594/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=114221440522919594' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/114221440522919594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/114221440522919594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2006/03/hati-hati-speedy-telkom.html' title='Hati-hati Speedy Telkom'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-114114393946714667</id><published>2006-02-28T08:13:00.000-08:00</published><updated>2006-02-28T08:25:39.503-08:00</updated><title type='text'>Pulang Kampung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7201/420/1600/DSCF0018.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7201/420/320/DSCF0018.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pepatah mengatakan "Banyak berjalan banyak yang dilihat, lama hiduop banyak pengalaman", Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, lebih baik negeri sendiri. tapi saya punya prinsip lain, kenapa tidak kita ambil emasnya dan kita bawa pulang kampung. Saya terharu melihat keadaan di kampung halaman. Selama saya tinggalkan tidak banyak perubahan, bahkan justru kemunduran, saya tidak merasakan lagi denyut ekonomi di Pasar Atas, jantungnya kota Bukit Tinggi, tepat di kaki jam Gadang. &lt;br /&gt;Sekarang tinggal kenangan, yang terlihat hanya turis asing, padahal dulu kalau hari pasar namanya (hari pekan) jatuh pada hari Rabu dan Sabtu, berdesakan, transaksi terjadi dimana-mana, sekarang nyamuk pun tidak hinggap kata pedagang disana. Setiap toko yang saya kunjungi yang diucapkan hanya keluhan, sudah hilang semangat juang dari para pedagang di sana. Dalam hati saya bertekat, harus ada suatu turning point dibuat untuk menjadikan pasar ini bergairah lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-114114393946714667?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/114114393946714667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=114114393946714667' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/114114393946714667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/114114393946714667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2006/02/pulang-kampung.html' title='Pulang Kampung'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-112386134105882315</id><published>2005-08-12T08:31:00.000-07:00</published><updated>2005-08-12T08:43:20.963-07:00</updated><title type='text'>LOMPATAN SI BELALANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7201/420/1600/belalang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7201/420/320/belalang.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LOMPATAN SI BELALANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu hutan, hiduplah seekor belalang muda yang cerdik. Belalang muda ini adalah belalang yang lompatannya paling tinggi diantara sesama belalang yang lainnya. Belalang muda ini sangat membanggakan kemampuan lompatannya ini. Sehari-harinya belalang tersebut melompat dari atas tanah ke dahan-dahan pohon yang tinggi, dan kemudian makan daun-daunan yang ada di atas pohon tersebut. Dari atas pohon tersebut belalang dapat melihat satu desa di kejauhan yang kelihatannya indah dan sejuk. Timbul satu keinginan di dalam hatinya untuk suatu saat dapat pergi kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, saat yang dinantikan itu tibalah. Teman setianya, seekor burung merpati, mengajaknya untuk terbang dan pergi ke desa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semangat yang meluap-luap, kedua binatang itu pergi bersama ke desa tersebut. Setelah mendarat mereka mulai berjalan-2 melihat keindahan desa itu. Akhirnya mereka sampai di suatu taman yang indah berpagar tinggi, yang dijaga oleh seekor anjing besar. Belalang itu bertanya kepada anjing, .Siapakah kamu, dan apa yang kamu lakukan disini ?. .Aku adalah anjing penjaga taman ini. Aku dipilih oleh majikanku karena aku adalah anjing terbaik di desa ini. jawab anjing dengan sombongnya. Mendengar perkataan si anjing, panaslah hati belalang muda. Dia lalu berkata lagi .Hmm, tidak semua binatang bisa kau kalahkan. Aku menantangmu untuk membuktikan bahwa aku bisa mengalahkanmu. Aku menantangmu untuk bertanding melompat, siapakah yang paling tinggi diantara kita.. .Baik., jawab si anjing. .Di depan sana ada pagar yang tinggi. Mari kita bertanding, siapakah yang bias melompati pagar tersebut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya lalu berbarengan menuju ke pagar tersebut. Kesempatan pertama adalah si anjing. Setelah mengambil ancang-ancang, anjing itu lalu berlari dengan kencang, melompat, dan berhasil melompati pagar yang setinggi orang dewasa tersebut tersebut. Kesempatan berikutnya adalah si belalang muda. Dengan sekuat tenaga belalang tersebut melompat. Namun ternyata kekuatan lompatannya hanya mencapai tiga perempat tinggi pagar tersebut, dan kemudian belalang itu jatuh kembali ke tempatnya semula. Dia lalu mencoba melompat lagi dan melompat lagi, namun ternyata gagal pula. Si anjing lalu menghampiri belalang dan sambil tertawa berkata ,.Nah belalang, apa lagi yang mau kamu katakan sekarang ? Kamu sudah kalah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.Belum., jawab si belalang. .Tantangan pertama tadi kamu yang menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranikah kamu sekarang jika saya yang menentukan tantangan kedua ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.Apapun tantangan itu, aku siap. tukas si anjing. Belalang lalu berkata lagi,.Tantangan kedua ini sederhana saja. Kita berlomba melompat di tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenangnya akan diukur bukan dari seberapa tinggi dia melompat, dari diukur dari lompatan yang dilakukan tersebut berapa kali tinggi tubuhnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing kembali yang mencoba pertama kali. Dari hasil lompatannya, ternyata anjing berhasil melompat setinggi empat kali tinggi tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah giliran si belalang. Lompatan belalang hanya setinggi setengah dari lompatan anjing, namun ketinggian lompatan tersebut ternyata  setara dengan empat puluh kali tinggi tubuhnya. Dan belalang pun menjadi pemenang untuk lomba yang kedua ini. Kali ini anjing menghampiri belalang dengan rasa kagum. .Hebat. Kamu menjadi pemenang untuk perlombaan kedua ini. Tapi pemenangnya belum ada. Kita masih harus mengadakan lomba ketiga., kata si anjing. .Tidak perlu., jawab si belalang. .Karena pada dasarnya pemenang dari setiap perlombaan yang kita adakan adalah mereka yang menentukan standard perlombaannya. Pada saat lomba pertama kamu yang menentukan standard perlombaannya dan kamu yang menang. Demikian pula lomba kedua saya yang menentukan, saya pula yang menang. INTINYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADALAH, KAMU DAN SAYA MEMPUNYAI POTENSI DAN STANDARD YANG BERBEDA TENTANG KEMENANGAN. ADALAH TIDAK BIJAKSANA MEMBANDINGKAN POTENSI KITA DENGAN YANG LAIN. KEMENANGAN SEJATI ADALAH KETIKA DENGAN POTENSI YANG KAMU MILIKI, KAMU BISA MELAMPAUI STANDARD DIRIMU SENDIRI".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sonny V. Sutedjo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Moderator -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. R E F L E C T I O N&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan-2 The Acesia, seberapakah tinggikah anda .melompat. ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan, seringkali tanpa sadar kita mencoba membandingkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemajuan dan perkembangan diri kita dengan standard orang lain. Dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seringkali lebih banyak kekecewaan daripada kebahagiaan yang didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ? Karena kita masing-2 dilahirkan dengan potensi yang berbeda, dengan bakat yang berbeda, dalam lingkungan yang berbeda, dan cara pandang yang berbeda tentang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang tepat untuk mengukur seberapa jauh diri kita telah berkembang dan maju, adalah membandingkan diri kita saat ini dengan diri kita dimasa lalu. Apakah anda hari ini lebih kaya dibanding setahun yang lalu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda hari ini lebih bisa mengontrol emosi dibanding bulan lalu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda hari ini lebih sehat dibanding kemarin ? Apakah anda hari ini lebih bijaksana dibanding setahun yang lalu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain, namun kemenangan atas diri sendiri. Buat diri anda hari ini selalu lebih baik dari hari kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disadur dari www.cimbuak.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-112386134105882315?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/112386134105882315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=112386134105882315' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/112386134105882315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/112386134105882315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/08/lompatan-si-belalang.html' title='LOMPATAN SI BELALANG'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-112281467366608159</id><published>2005-07-31T21:57:00.000-07:00</published><updated>2005-07-31T05:57:53.670-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7201/420/1600/DSCF0177.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7201/420/320/DSCF0177.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;HOME STAY IN FUJIMURA"S HOUSE IN KUMANO, GIFU&lt;br /&gt;&lt;a href="http://flickr.com/photos/fauzan/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-112281467366608159?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/112281467366608159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=112281467366608159' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/112281467366608159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/112281467366608159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/07/home-stay-in-fujimuras-house-in-kumano.html' title=''/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111761753745444947</id><published>2005-06-01T02:18:00.000-07:00</published><updated>2005-06-01T02:18:57.463-07:00</updated><title type='text'>Mencari Informasi di Internet dengan Search Engine</title><content type='html'>Mencari Informasi di Internet dengan Search Engine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet berisi misteri 1001 informasi. Mulai dari resep dapur, memilih nama bayi, horoskop, informasi teknologi, lelang, jual-beli buku sampai kegiatan ekspor-impor secara global ada di internet. Tapi bagaimana mencari informasi/ situs yang sedang Anda butuhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tak gampang mencari sebuah informasi di internet, meski tak bisa dibilang susah. Salah-salah Anda malah tersesat di rimba belantara dunia virtual yang tak berujung pangkal. Maksud hati ingin mencari informasi tertentu, Anda malah sibuk menjelajah di rimba belantara informasi tak karuan dan masuk ke dalam situs-situs yang memikat hati, meskipun sebetulnya tak Anda butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sudah ada berapa trilyun data tersimpan dalam database di internet. Misteri data pada search engine sekaligus misteri search engine perlu dipecahkan. Meski begitu, secara sederhana, data-data di internet tersebut tersimpan dalam sebuah alamat, atau situs-situs. Dengan tahu alamat dan situs, sebuah informasi bisa diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah program yang menyimpan situs-situs di Internet inilah sesungguhnya dinamakan search engine (atau dikenal juga sebagai spider atau crawler. Sedangkan kumpulan alamat-alamat URL dari situs- situs yang disusun berdasarkan klasifikasi tertentu agar mudah dipahami dan ditelusuri disebut sebagai Internet Directory atau Web Directory. Tidak seperti Search Engine, Internet Directory disusun secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua Search Tools tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri-sendiri. Search Engine memiliki katalog lebih lengkap dibanding Internet Directory karena menyimpan hampir semua situs yang ada di Internet. Meski demikian, Internet Directory lebih mudah dipahami karena disusun menurut klasifikasi tertentu sehingga para pencari informasi seperti dituntun untuk menemukan informasi atau situs yang dikehendakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, jika kita menggunakan Search Engine, akan terasa lebih repot, namun harus diakui lebih optimal, dan hasil pencariannya bisa lebih lengkap. Adapun yang memadukan keunggulan keduanya, adalah apa yang disebut Hybrid Search Engine, yakni Search Engine yang juga memiliki kumpulan direktori berisi URL situs-situs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses tidaknya pencarian informasi atau data di internet banyak ditentukan bagaimana menggunakan search engine. Bila tidak, bukan mustahil. Internet, dengan kemampuannya yang menakjubkan: cepat, mudah, atraktif, interaktif, dan dinamis memang bisa membius siapa pun untuk melakukan petualangan tak berujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada langkah praktis yang bisa ditempuh, yaitu memanfaatkan search engine. Bagaimana caranya? Ikuti tips singkat cara menggunakan search engine yang sudah umum pada search engine besar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Anda harus menentukan dulu informasi atau topik apa yang Anda butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Klik tombol Search di browser Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Maka, segera terpampang kolom Search di lajur kiri layar browser Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pilih Search Engine yang tersedia. Mulai dari Altavista, Yahoo, Infoseek, Go To, Hotbot dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Taruhlah Anda memilih Search Engine Yahoo. Halaman utama Yahoo segera menawarkan kepada Anda sejumlah katagori: Education, Bussiness, Art &amp; Humanities, Region dan sebagainya. Misalkan, Anda ingin mencari informasi tentang Departemen Pendidikan Kebudayaan, maka pilihlah katagori education.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selanjutnya, Anda akan ditawarkan lagi untuk memilih subkatagorinya, untuk memperkecil lingkup informasi yang Anda cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Setelah itu ketikkan kata kunci (keyword) pada kolom Search, misalnya, kata Pendidikan atau Pendidikan Indonesia. Maka dalam waktu beberapa detik saja, Anda akan memperoleh informasi yang dibutuhkan. Tak ada jeleknya, Anda menggunakan bantuan beberapa search engine sekaligus. Tujuannya agar informasi yang Anda perlukan, memang betul-betul yang memang dibutuhkan. Dengan menggunakan kata kunci atau keyword ada kejelekannya, yakni Anda bisa kebingunan karena akan muncul informasi yang tak relevan. Sebaiknya gunakan model pencarian dengan menggunakan keyword, apabila cara pertama tak membuahkan hasil. Saran lain: Gunakan sekaligus beberapa search engine dalam mendapatkan sebuah topik. Hal ini akan memberikan alternatif informasi yang lengkap. 8. Setelah informasi yang Anda cari telah ditemukan, segera bookmark situs tersebut pada browser Anda. Caranya? Klik tombol Favorites yang tersedia di browser Anda, klik Add, lalu klik. Hal ini akan memudahkan Anda untuk membukanya kembali di kemudian hari. Cara ini di samping efektif, juga efektif untuk menghemat penggunaan pulsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum Cukup, Gunakan Teknik ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencarian informasi/data menggunakan search engine di Internet kini cukup lumrah dilakukan pengguni alam cyber. Meski search engine merupakan titik awal mencari informasi di internet namun, ada beberapa teknik dan cara jitu untuk mencari di search engine untuk mendapatkan hasil pencarian yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hanya sebagai rujukan dasar, karena tidak semua search engine menggunakan cara yang seragam, tapi teknik ini telah diterima dengan baik oleh rata-rata search engine populer (Populer Search Engine).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa teknik mudah yang bisa digunakan untuk mendapat hasil pencarian dengan lebih baik itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua search engine kini memiliki fitur untuk melakukan phrase search (pencarian frasa). Biasanya, ini dapat dilakukan dengan hanya meletakkan tanda quotes "... " di antara frasa yang ingin dicari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mencari data mengenai Manchaster United Fan Club, misalnya dan Anda mengetikkan: Manchaster saja di kotak pencari, maka hasil pencarian yang diterima tidak akan menggambarkan hasil yang optimum yang bisa Anda dapatkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, dengan mengetikkan : "Manchaster United Fan Club" dalam quotes, menjadikan mesin pencari melakukan pencarian frasa. Dengan cara ini, hasil yang diterima akan jauh lagi baik ketimbang cara pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda tidak meletakkan frasa itu di dalam tanda quote, dan hanya mengetikkan: Manchaster United Fan Club, maka mesin pencari akan menganggap pencarian Anda sebagai carian keyword. Payahnya, bila ternyata hasil pencarian akan memaparkan Toko ikan Manchaster, Football Club bawah 12 Manchaster, Toko Kipas (Fan) Manchaster... dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu masalah yang sering dihadapi ketika melakukan carian adalah terlalu banyak hasil yang dipaparkan dan tidak ada kaitannya atau yang tidak dicari. Ada beberapa cara untuk menghindari dari masah-masalah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan AND (+) dalam pencarian anda akan mengurangi lagi tampilan hasil jika anda menggunakannya untuk specify carian. Sebagai contoh, jika anda inginkan informasi Manchaster United yang berkaitan dengan F.A cup, Anda perlu mengetikkan: "Manchaster United" + "F.A cup" (Bagi beberapa Search Engine, Anda perlu menggantikan tanda + dengan :AND).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pencarian yang dipaparkan akan menunjukkan site-site yang mempunyai informasi tentang pasukan Manchaster United dan F.A cup yang terdapat dalam database Search Engine. Tapi, bila Anda mencari sesuatu, tetapi hasil search engine memaparkan carian yang anda tidak perlukan, maka Anda bisa menghindari hasil tersebut dengan cara menggunakan NOT (-).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, jika Anda ingin mencari informasi yang berkaitan dengan Manchaster United, tetapi bukan mengenai F.A cup, And perlu mengetik: "Manchaster United" - "F.A cup". Seperti AND, beberapa search engine perlu menukarkan - dengan : NOT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi cara yang dapat membantu pencarian anda adalah penggunaan OR. OR amat berguna jika pencarian anda dikenali dengan beberapa nama, sebagai contoh, penyanyi Prince. Juga dikenali sebagai The Artiste...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda mengetikkan: "Prince" "The Artiste", carian ini akan diterima oleh beberapa search engine sebagai carian atau (OR). Meski begitu, ada juga search engine yang perlu mengetikkan : "Prince" OR "The Artiste".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, salah satu masalah penggunaan OR adalah, tampilan hasilnya cenderung bertambah banyak, meski begitu dengan menggunakan cara ini, data yang ingin dicari pasti tidak akan dilewatkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111761753745444947?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111761753745444947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111761753745444947' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111761753745444947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111761753745444947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/06/mencari-informasi-di-internet-dengan.html' title='Mencari Informasi di Internet dengan Search Engine'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111738489287158560</id><published>2005-05-29T09:40:00.000-07:00</published><updated>2005-05-29T09:41:32.876-07:00</updated><title type='text'>Bill Gates speech at a High School , 11 things they did not</title><content type='html'>Bill Gates recently gave a speech at a High School about 11 things they did not&lt;br /&gt;and will not learn in school. He talks about how feel-good, politically correct&lt;br /&gt;teachings created a generation of kids with no concept of reality and how this&lt;br /&gt;concept set them up for failure in the real world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 1: Life is not fair – get used to it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 2: The world won't care about your self-esteem. The world will expect you&lt;br /&gt;to accomplish something before you feel good about yourself.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 3: You will not make $60,000 a year right out of high school. You won't be&lt;br /&gt;a vice-president with a car phone until you earn both.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 4: If you think your teacher is tough, wait till you get a boss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 5: Flipping burgers is not beneath your dignity. Your grandparents had a&lt;br /&gt;different word for burger flipping – they called it opportunity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 6: If you mess up, it's not your parents' fault, so don't whine about your&lt;br /&gt;mistakes, learn from them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 7: Before you were born, your parents weren't as boring as they are now.&lt;br /&gt;They got that way from paying your bills, cleaning your clothes and listening to&lt;br /&gt;you talk about how cool you thought you were. So before you save the rain forest&lt;br /&gt;from the parasites of your parent's generation, try delousing the closet in your&lt;br /&gt;own room.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 8: Your school may have done away with winners and losers, but life has&lt;br /&gt;not. In some schools they have abolished failing grades and they'll give you as&lt;br /&gt;many times as you want to get the right answer. This doesn't bear the slightest&lt;br /&gt;resemblance to anything in real life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 9: Life is not divided into semesters. You don't get summers off and very&lt;br /&gt;few employers are interested in helping you find yourself. Do that on your own&lt;br /&gt;time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 10: Television is not real life. In real life people actually have to leave&lt;br /&gt;the coffee shop and go to jobs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rule 11: Be nice to nerds. Chances are you'll end up working for one.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111738489287158560?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111738489287158560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111738489287158560' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111738489287158560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111738489287158560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/05/bill-gates-speech-at-high-school-11.html' title='Bill Gates speech at a High School , 11 things they did not'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111660204525750877</id><published>2005-05-20T08:07:00.001-07:00</published><updated>2005-05-20T08:14:05.263-07:00</updated><title type='text'>Welcome to my Skyboat</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.s-sa.jp/modules/ssa_skyboat/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111660204525750877?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111660204525750877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111660204525750877' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111660204525750877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111660204525750877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/05/welcome-to-my-skyboat.html' title='Welcome to my Skyboat'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111660171105159258</id><published>2005-05-20T08:07:00.000-07:00</published><updated>2005-05-20T08:08:31.053-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Ini link ke skyboat, bayarnya 500Yen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;href="http://www.s-sa.jp/modules/ssa_skyboat/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111660171105159258?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111660171105159258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111660171105159258' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111660171105159258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111660171105159258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/05/ini-link-ke-skyboat-bayarnya-500yen.html' title=''/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111660154399884448</id><published>2005-05-20T08:03:00.000-07:00</published><updated>2005-05-20T08:05:44.003-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Jumat 20 Mei 2005, 23;59&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;barusan saya dari SAKAE&lt;br /&gt;kalau di jakarta kayak blok M lah&lt;br /&gt;wah rame sekali &lt;br /&gt;biasa yang bubaran kantor&lt;br /&gt;terus naik roda raksasa berputar, apa yah bahasa indonesianya&lt;br /&gt;yang kayak di senayan itu lho&lt;br /&gt;bianglala kalau di ancol&lt;br /&gt;wah enak euy bisa liat NAGOYA dari ketinggian&lt;br /&gt;feels like in the top of the world&lt;br /&gt;Kabar dari Yudi ttg Businessnya&lt;br /&gt;keep fight&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111660154399884448?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111660154399884448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111660154399884448' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111660154399884448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111660154399884448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/05/jumat-20-mei-2005-2359-barusan-saya.html' title=''/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111550630885371207</id><published>2005-05-07T15:50:00.000-07:00</published><updated>2005-05-07T15:51:48.860-07:00</updated><title type='text'>Motivasi</title><content type='html'>Motivasi : Newsletter 01  &lt;br /&gt;Written by Admin    &lt;br /&gt;Kamis, 10 Maret 2005&lt;br /&gt;5 Ekor Monyet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada&lt;br /&gt;2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara&lt;br /&gt;bersama-2. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam&lt;br /&gt;ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut&lt;br /&gt;nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan&lt;br /&gt;oleh 2 monyet tersebut menurut anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan&lt;br /&gt;tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A&lt;br /&gt;yang mula-2 mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah&lt;br /&gt;tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset&lt;br /&gt;dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian&lt;br /&gt;berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya&lt;br /&gt;monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya&lt;br /&gt;menyerah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah, para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik. Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami `kesialan' seperti mereka. Karena dicegah terus dan&lt;br /&gt;diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas,&lt;br /&gt;monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalah&lt;br /&gt;mengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-2 sebelumnya, monyet D dan E juga tertarik dengan pisang diatas tiang dan mencoba memanjatnya. Monyet C secara spontan langsung mencegah keduanya agar tidak naik. "Hai, mengapa kami tidak boleh naik ?" protes keduanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada teman-2 yang memberitahu saya, bahwa naik ke atas itu berbahaya.&lt;br /&gt;Saya juga tidak tahu, ada apa di atas, tapi lebih baik cari aman&lt;br /&gt;saja, jangan keatas deh" jelas monyet C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monyet D percaya dan tidak berani naik, tapi tidak demikian dengan&lt;br /&gt;monyet E yang memang bandel. "Saya ingin tahu, bahaya seperti&lt;br /&gt;apa sih, yang ada di atas ….. Dan kalau ada bahaya, masak iya saya&lt;br /&gt;tidak bisa menghindarinya ?" tegas monyet E. Walaupun sudah&lt;br /&gt;dicegah oleh monyet C dan D, monyet E nekad naik …….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena memang sudah tidak disemprot lagi, monyet E bisa meraih pisang yang d iinginkannya….…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel diadaptasi dari KL 348&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********************************************************************&lt;br /&gt;Renungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan-2 The Acesia, Manakah diantara karakter diatas yang&lt;br /&gt;menggambarkan tingkah laku anda saat ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan&lt;br /&gt;gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan&lt;br /&gt;berusaha mengajarkan ke orang lain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga gagal seperti mereka. Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-2 apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri. Karakter E adalah type orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang&lt;br /&gt;dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya.&lt;br /&gt;Namun sayangnya, banyak sekali hal-hal yang terjadi di sekitar kita,&lt;br /&gt;yang menyebabkan impian kita terkubur. Orang-2 dengan karakter ABCD akan mengatakan kepada kita hal-2 seperti ini",Sudahlah, jangan&lt;br /&gt;melakukan pekerjaan yang sia-2 seperti itu. Percuma. Saya dulu sudah&lt;br /&gt;pernah melakukannya berkali-2 dan gagal. Sebagai seorang teman yang&lt;br /&gt;baik, saya tidak mau kamu gagal seperti saya" atau mungkin kalimat "Kamu mau gagal kayak si X ….. lebih baik lakukan sesuatu yang pasti-pasti saja deh".&lt;br /&gt;Bukankah hal-2 seperti itu yang sering kita dengar sehari-2 ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang dengan karakter E akan selalu berpikir optimis dalam menjalankan sesuatu. "Kalaupun orang lain gagal melakukan sesuatu, belum tentu saya juga akan gagal" adalah kekuatan yang selalu memompa motivasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kegagalan orang lain dapat dipelajari dan dijadikan batu loncatan untuk melangkah lebih baik, bukannya dijadikan suatu ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya akan memberikan satu ilustrasi lagi.&lt;br /&gt;Saya akan membawa anda ke tahun 70-an.&lt;br /&gt;Apa yang akan anda lakukan, bila suatu hari ada seorang mahasiswa&lt;br /&gt;bercelana jeans, kacamata tebal, bertampang culun, bajunya lusuh, datang menemui anda dan berkata "Saya punya suatu produk yang bagus, tapi saya tidak punya modal. Mau gak pinjamin saya&lt;br /&gt;modal 100 dollar ? Kalau produk ini sukses, kita berdua bakal jadi&lt;br /&gt;orang paling kaya di dunia lho".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua akan menghina dan mentertawakan mahasiswa tsb, bahkan mungkin menganggapnya gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa orang yang akan menjawab "Wow, bagus sekali, coba jelaskan&lt;br /&gt;apa rencana anda, agar kita bisa sama-2 kaya ?" Mungkin satu&lt;br /&gt;orang diantara sejuta, mungkin juga tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau saya katakan bahwa mahasiswa tersebut&lt;br /&gt;adalah Bill Gates, yang kini sudah mencapai impiannya&lt;br /&gt;menjadi orang terkaya di dunia ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu dulu yang dilakukan Bill Gates pada awal karirnya …&lt;br /&gt;Dikelilingi orang type ABCD, ditolak, dilecehkan, dan berbagai macam&lt;br /&gt;hinaan lainnya.&lt;br /&gt;Untungnya, Bill Gates termasuk orang dengan karakter E.&lt;br /&gt;Dan dengan pengorbanan dan kerja keras, dia berhasil meraih impiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan-2 The Acesia, saya yakin anda semua adalah orang type E.&lt;br /&gt;Setidaknya karena anda mau bergabung disini untuk belajar bersama,&lt;br /&gt;berbagi bersama, dan maju serta sukses bersama. Jangan biarkan orang&lt;br /&gt;lain membunuh impian anda.&lt;br /&gt;Maju terus, hadapi semua rintangan dan raih impian anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;******************************************************&lt;br /&gt;Tips pengembangan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Karet Gelang Merah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik sederhana ini saya pelajari dari Robert G. Allen, milyuner&lt;br /&gt;dari New York dan pengarang buku best seller "Road to&lt;br /&gt;Wealth". Allen mengatakan, bahwa dalam setiap tindakan kita,&lt;br /&gt;selalu ada pikiran positif dan negatif.&lt;br /&gt;Bahkan jika kita berdiam diri pun juga ada kedua pikiran tersebut,&lt;br /&gt;misalnya pikiran positif akan berkata "Ayo,kita mulai&lt;br /&gt;bekerja".&lt;br /&gt;Sedangkan pikiran negatif berkata "Ah, nanti saja. Sedang enak&lt;br /&gt;nih duduk-2nya". Kedua pikiran ini sama kekuatannya.&lt;br /&gt;Jadi terkadang positif yang menang, saat lain negatif yang menang.&lt;br /&gt;Lalu, jika memang kekuatannya 50 : 50,&lt;br /&gt;bagaimana caranya agar positif bisa lebih dominan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang kekuatannya sama, maka harus ada perangsang dari luar&lt;br /&gt;yang bisa mencegah, ketika pikiran negatif keluar. Allen menggunakan&lt;br /&gt;karet gelang merah di pergelangan tangan kirinya. Setiap saat ada&lt;br /&gt;pikiran negatif sekecil apapun yang melintas di pikirannya, dia&lt;br /&gt;langsung menjepret tangannya dengan karet gelang tersebut. Sepintas&lt;br /&gt;memang tampak lucu. Tapi pengaruhnya ke alam bawah sadar (ABS) anda&lt;br /&gt;luar biasa besar. Apabila anda konsisten dengan menjepretkan kareng&lt;br /&gt;gelang setiap kali anda berpikir negatif, maka ABS anda akan&lt;br /&gt;merekamnya menjadi suatu kebiasaan yang harus dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri telah menggunakannya selama 2 bulan. Pada awalnya memang&lt;br /&gt;tangan kiri saya banyak garis-2 merah karena sering dijepret. Namun&lt;br /&gt;semakin lama semakin berkurang. Saya juga memvariasikan teknik ini,&lt;br /&gt;dengan memberitahukan rekan-2 sekitar saya, tentang apa yang saya&lt;br /&gt;lakukan. Sehingga mungkin suatu saat ketika anda sedang tidak sadar&lt;br /&gt;berbicara negatif, dan teman anda mengetahuinya, dia bisa&lt;br /&gt;mengingatkan anda dengan menjepretkan karet di tangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu pertanyaan yang mengelitik, yaitu mengapa mesti karet yang&lt;br /&gt;berwarna merah …. Bukankah karet gelang ada beragam warna ? Atau&lt;br /&gt;mungkin juga pertanyaan mengapa mesti ditangan kiri, bukan di kanan,&lt;br /&gt;atau di kaki ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robert G. Allen mengatakan, hal-2 ini kelihatannya remeh,&lt;br /&gt;tapi mengandung makna yang besar. Banyak orang yang mengatakan&lt;br /&gt;ingin berubah menjadi lebih baik …. Tapi begitu diberikan satu&lt;br /&gt;petunjuk, biasanya petunjuk ini lalu DITAWAR. Ini masalah komitmen.&lt;br /&gt;Apabila anda mau BERUSAHA mencari karet yang berwarna merah, dan&lt;br /&gt;memasangnya di tangan kiri, itu sudah membuktikan anda mempunyai&lt;br /&gt;komitmen yang tinggi untuk berubah. Apabila untuk hal kecil ini saja&lt;br /&gt;sudah anda tawar, mungkin komitmen anda untuk berubah baru di tahap&lt;br /&gt;coba-coba saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang sering menjadi pertanyaan disini adalah, sebenarnya&lt;br /&gt;apakah yang disebut pikiran negatif itu ? Karena banyak orang tidak&lt;br /&gt;sadar bahwa dia melakukan atau memikirkan hal negatif. Nah, dibawah&lt;br /&gt;ini ada daftar hal negatif yang harus anda `jepret' ketika&lt;br /&gt;anda mengalaminya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunda, malas, marah, lesu, curiga, malu, ragu-2, rendah diri,&lt;br /&gt;sombong, egois, minder, kuatir, berkata-kata kotor, cemburu, patah&lt;br /&gt;hati, takut, berpikir jorok, dengki, iri, sirik, dendam, sinis,&lt;br /&gt;cemberut, pesimis, takut gagal, resah, takut memulai, cuek, acuh,&lt;br /&gt;pasif, cemas, terlambat, menipu, merajuk, murka, fitnah, menang&lt;br /&gt;sendiri, bergosip ria, merasa tak pernah salah, berbohong,&lt;br /&gt;berprasangka buruk, meremehkan, sedih, dan lain sebagainya. Anda bisa&lt;br /&gt;tambahkan disini tindakan-2 anda sendiri yang menurut anda negatif,&lt;br /&gt;dan perlu `dijepret'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Milis the Acesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111550630885371207?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111550630885371207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111550630885371207' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111550630885371207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111550630885371207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/05/motivasi.html' title='Motivasi'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111521124206971798</id><published>2005-05-04T05:53:00.000-07:00</published><updated>2005-05-04T05:54:02.080-07:00</updated><title type='text'>PASAMBAHAN</title><content type='html'>Pantun pidato/Pasambahan : Undang Panitahan Sirieh  &lt;br /&gt;Written by R. St. Tandiko dan M.I. St. Rajo Batuah    &lt;br /&gt;Rabu, 04 Mei 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialek :&lt;br /&gt;Dilauik ombak badabua&lt;br /&gt;Alun jo riak manyampaikan&lt;br /&gt;Bapesong angin ka kiri&lt;br /&gt;Ikan di lauik lah marupo&lt;br /&gt;Mambayang mangkuto Retno Ali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niniak jo mamak sadang batutua&lt;br /&gt;Dek urang nan tidak kadangaran&lt;br /&gt;Antah tasauak di limbago&lt;br /&gt;Antah taracak dalam dulang&lt;br /&gt;Mintak diulang buah panitahan&lt;br /&gt;Nak tantu tando jo ujuiknyo&lt;br /&gt;Undang nan rapek ka pambari, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai … Sutan ? Kok itu iyo tu Sutan, dilambak pulo nan bak kian, ditingkah pulo bak pamatang, ditingkah sapatah undang Sutan, tingkahnyo pulo dari hambo :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timua nan duo jo salatan&lt;br /&gt;Sapiah balahan tigo jurai&lt;br /&gt;Sajurai ka Banua ruhum&lt;br /&gt;Sajurai ka pulau perak&lt;br /&gt;Antaro Tiku jo Pariaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau baitu tanyo Sutan&lt;br /&gt;Tarang lah buliah dikatokan&lt;br /&gt;Nyato lah lahia dek rang banyak&lt;br /&gt;Kok indak diulang buah panitahan&lt;br /&gt;Jawabnyo sajo diadokan, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialek :&lt;br /&gt;Malatuih rangkiang di halaman&lt;br /&gt;Nan ketek eca barbeca&lt;br /&gt;Intan jo padi manjaremek&lt;br /&gt;Indah sakali moh ruponyo&lt;br /&gt;Pucuak jo arai panyudahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau baitu kato Sutan&lt;br /&gt;Undang nan tuo lah didanga&lt;br /&gt;Adat labuah diulang pasa&lt;br /&gt;Adat kato diulang sunat&lt;br /&gt;Adat baitu dahulunyo&lt;br /&gt;Minta diulang buah panitahan, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sipangka :&lt;br /&gt;Satu Bodi Caniago&lt;br /&gt;Kaduo Lareh Koto Pili&lt;br /&gt;Batu Batikam tampek badiri&lt;br /&gt;Tampek mangaji adat jo pusako&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau baitu kato Sutan&lt;br /&gt;Dek lamo banyak nan lupo&lt;br /&gt;Dek lambek banyak nan ragu&lt;br /&gt;Kok indak diulang buah panitahan&lt;br /&gt;Jawabnyo sajo diadokan, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialek :&lt;br /&gt;Baju baguntiang Sutan Said&lt;br /&gt;Siba batanti kaduonyo&lt;br /&gt;Ragi baturab suto putiah&lt;br /&gt;Pakaian anak rajo basa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau baitu kato Sutan&lt;br /&gt;Hilanglah akal sakutiko&lt;br /&gt;Sungguahpun rahib sambah Sutan&lt;br /&gt;Kalam diminta tarang buliah&lt;br /&gt;Mintak diulang juo buah panitahan&lt;br /&gt;Nan tantu tando ujuiknyo&lt;br /&gt;Undang  nan dapek ka pambarinyo, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sipangka :&lt;br /&gt;Maurah tambo Rajo Bantan&lt;br /&gt;Tasuo ameh camin dilariak&lt;br /&gt;Jadi tabukak hati pangana&lt;br /&gt;Dapeklah tambo ka ibarat&lt;br /&gt;Batamu rajo banyak undang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau baitu kato Sutan&lt;br /&gt;Bakato lanteh ka bakain cabiak&lt;br /&gt;Kok angguah anggak mangana&lt;br /&gt;Di ateh kato samupakat&lt;br /&gt;Kok indak diulang buah panitahan&lt;br /&gt;Jawabnyo juo hambo adokan, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialek :&lt;br /&gt;Badeta batiak barendo&lt;br /&gt;Babaju guntiang Pitalah&lt;br /&gt;Siba batrab jo cokolat&lt;br /&gt;Buatan Jawo jo Patani&lt;br /&gt;Diikek lalu disaruangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabanyak kato Sutan cako&lt;br /&gt;Kato nan balun dipaiyo patidokan&lt;br /&gt;Kapado sipokok sipangkalan&lt;br /&gt;Kok bajalan nak babateh&lt;br /&gt;Kok balayie nak bapulau&lt;br /&gt;Kok bakato na basudah&lt;br /&gt;Bawolah kato jo mupakat&lt;br /&gt;Kapado baliau nan hadia duduak&lt;br /&gt;Jangan maragu hati juo, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sipangka :&lt;br /&gt;Kok itu … iyo Sutan, iyo pulo malah kironyo.&lt;br /&gt;Binjai banamo tanah Langkat&lt;br /&gt;Kudo bararak nak ka Medan&lt;br /&gt;Kato dibawo jo mupakat&lt;br /&gt;Tagak mananti malah Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dibawalah kata mupakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sipangka :&lt;br /&gt;Ditarok kain hirun manih&lt;br /&gt;Dibawo Sutan mudiek Padang&lt;br /&gt;Batamu muluik samo manih&lt;br /&gt;Lai mah kato ka baulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulangnyo dari hambo :&lt;br /&gt;Ka rimbo manjarek bakiak&lt;br /&gt;Kanailah buruang balang tigo&lt;br /&gt;Masuak ka sangka ameh&lt;br /&gt;Pamenan puti pulang mandi&lt;br /&gt;Dan lagi pintak hambo&lt;br /&gt;Kapado niniak dengan mamak&lt;br /&gt;Sarato dunsanak saudaro&lt;br /&gt;Sirieh mintak dicabiak&lt;br /&gt;Pinang minta di gatok&lt;br /&gt;Itu nan pintak sipangkalan&lt;br /&gt;Supayo  nak sanang hati kami, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialek :&lt;br /&gt;Rajo Amat  rajo  nan saleh&lt;br /&gt;Juduan Puti Lunak Lambok&lt;br /&gt;Anjuang batiek aso-aso&lt;br /&gt;Sabab dek puti dilautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau baitu pintak Sutan&lt;br /&gt;Jikok sirieh ka dicabiak&lt;br /&gt;Jikok pinang nan ka digatok&lt;br /&gt;Samo sato Sutan Juaro&lt;br /&gt;Nak samo sanang paratian, Sutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-oOo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Sumarak Nagari : Alur Pasambahan dan Pidato Adat Minangkabau&lt;br /&gt;Disadur Oleh : Erwin Moechtar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111521124206971798?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111521124206971798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111521124206971798' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111521124206971798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111521124206971798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/05/pasambahan.html' title='PASAMBAHAN'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-111175148319103060</id><published>2005-03-25T03:50:00.000-08:00</published><updated>2005-03-25T03:51:23.196-08:00</updated><title type='text'>Kota Bukittinggi</title><content type='html'>Written by Nila Kirana/ Litbang Kompas    &lt;br /&gt;Kamis, 24 Maret 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WISATA dan belanja adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan dari&lt;br /&gt;kehidupan kota ini. Keelokan alam di beberapa sisi wilayahnya menjadi&lt;br /&gt;daya tarik tersendiri. Pusat perdagangan pun begitu mudah dijumpai. Kota kecil yang luasnya hanya 0,06 persen dari luas Provinsi Sumatera Barat ini populer dengan sebutan Kota Jam Gadang. Jam Gadang yang artinya jam besar menjadi simbol sekaligus pusat keramaian kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari menara tempat berdiri Jam Gadang inilah kegiatan wisata dan&lt;br /&gt;belanja bisa segera dimulai. Pasalnya, tempat-tempat bernuansa sejarah yang menjadi saksi perkembangan kota di masa lalu seperti bekas kediaman Bung Hatta, Benteng Fort de Kock, dan Lubang Jepang berada tak jauh darinya. Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan yang usianya tergolong tua pun mudah dijangkau dari tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak ke pinggir kota, di perbatasan Bukittinggi dengan kaki Gunung&lt;br /&gt;Singgalang terdapat lembah atau lebih dikenal dengan sebutan Ngarai&lt;br /&gt;Sianok yang menjadi magnet kunjungan wisata. Tebing berketinggian&lt;br /&gt;100-120 meter dan dengan panjang sungai 15 kilometer ini tak hanya&lt;br /&gt;indah dipandang mata, tetapi juga menjadi ajang pendakian wisatawan&lt;br /&gt;mancanegara yang melancong ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyusuri obyek wisata, mengunjungi pasar yang berada tepat di utara Jam Gadang adalah agenda selanjutnya. Pasar Atas, nama pusat perdagangan tadi, merupakan salah satu kebanggaan Bukittinggi. Di sinilah hasil kerajinan daerah terutama bordir yang menghiasi beraneka model kebaya dan mukena ditawarkan. Harganya pun bervariasi dari Rp 150.000 hingga Rp 900.000 per potong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali bordir asli daerah ini membutuhkan keahlian tersendiri&lt;br /&gt;mengingat ada pula barang serupa buatan Tasikmalaya, Jawa Barat, yang lebih banyak menggunakan teknik krancang solder. Bordir asli&lt;br /&gt;Bukittinggi biasanya memanfaatkan teknik krancang langsung yang&lt;br /&gt;tergolong agak rumit dan makan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Atas adalah salah satu wadah masyarakat melakukan kegiatan&lt;br /&gt;ekonomi di samping pusat perdagangan lain, seperti Pasar Lereng, Pasar&lt;br /&gt;Bawah, Pasar Banto, serta Pasar Aur Kuning. Kecuali pasar lainnya yang&lt;br /&gt;menjual barang eceran, Pasar Aur Kuning khusus melayani permintaan&lt;br /&gt;barang dalam jumlah besar atau grosir. Sama halnya dengan Pasar Tanah Abang Jakarta, demikian pula masyarakat setempat menyebut pasar ini sebagai Tanah Abangnya Bukittinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar Aur Kuning adalah yang terbesar dengan menempati bangunan 12.872 meter persegi. Di dalamnya terdapat 1.340 unit toko dan petak los 3.557 unit yang semuanya terisi penuh. Dua pasar lain yang tergolong besar adalah Pasar Atas dan Pasar Bawah. Masing-masing menampung 1.153 dan 1.379 pedagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia perdagangan yang ditandai dengan banyaknya tempat perbelanjaan, toko, dan restoran sangat lekat dengan keseharian masyarakat Bukittinggi. Hasil sensus terakhir tahun 2000 mencatat 36.389 tenaga kerja yang 38,5 persen berkecimpung di bidang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski bukan yang utama, perdagangan termasuk usaha hotel dan restoran, merupakan penyumbang terbesar ketiga kegiatan ekonomi wilayah ini.&lt;br /&gt;Jumlahnya Rp 107,6 milyar dan selalu meningkat dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;Penyumbang utama kegiatan ekonomi Kota Bukittinggi berasal dari jasa,&lt;br /&gt;terutama jasa pemerintahan (27,14 persen), disusul pengangkutan dan&lt;br /&gt;komunikasi (22,04 persen). Kegiatan ekonomi kota tahun 2000, Rp 590,5 milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Pemerintah Kota Bukittinggi, bergairahnya transaksi jual beli&lt;br /&gt;berdampak sangat positif. Selain mengantungi sekurang-kurangnya Rp 1,4 milyar dari retribusi pasar, mereka juga mampu meraup keuntungan dari berkembangnya jumlah angkutan yang makin marak. Dari hasil bagi pajak bahan bakar kendaraan bermotor tahun 2001 diperoleh pemasukan Rp 1 milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majunya usaha perdagangan, menyisakan pula hal-hal yang kurang&lt;br /&gt;menguntungkan. Pemusatan kawasan perdagangan berdampingan dengan arena wisata seperti saat ini, perlahan mulai menimbulkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guguk Panjang tercatat sebagai kecamatan terpadat dibanding dua&lt;br /&gt;kecamatan lainnya. Selain menjadi kawasan bisnis, daerah ini juga&lt;br /&gt;disesaki permukiman penduduk. Arus lalu lintas yang padat akibat&lt;br /&gt;penggunaan badan jalan sebagai tempat parkir seperti di Jalan A Yani,&lt;br /&gt;misalnya, sangat mengurangi kenyamanan berkendara. Kerapian kota pun terlihat kurang diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata-rata laju pertumbuhan penduduk 1,02 persen selama 10 tahun sejak 1990 serta dijadikannya Bukittinggi sebagai tujuan wisata masyarakat daerah sekitar, turut menjadi biang keladi kotornya kota.&lt;br /&gt;Bertebarannya sampah di mana-mana muncul sebagai masalah klasik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2000 perkiraan sampah yang dihasilkan tiap hari rata-rata 292&lt;br /&gt;meter kubik. Dari jumlah itu tidak semuanya terangkut. Dalam sehari&lt;br /&gt;setidaknya tersisa empat persen. Jika tak cepat diantisipasi, buruknya&lt;br /&gt;pengelolaan sampah lambat laun akan memperburuk wajah Bukittinggi.&lt;br /&gt;Apalagi mengingat sarana kebersihan seperti truk sampah yang jumlahnya 17 buah dan gerobak sampah 36 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak yang harus dibenahi di Bukittinggi. Penataan kota yang&lt;br /&gt;lebih manusiawi dengan pembagian wilayah berdasarkan fungsi wisata,&lt;br /&gt;perdagangan, konservasi industri, maupun permukiman perlu segera&lt;br /&gt;direalisasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niscaya acara wisata serta belanja di udara sejuk dan nyaman di antara keindahan alam akan terus dapat dinikmati. Gunung Singgalang, Gunung Merapi, dan Gunung Sago yang mengelilingi akan menjadi saksi munculnya kembali decak kekaguman. Rancak bana..., indah nian Bukittinggi.&lt;br /&gt;(Nila Kirana/ Litbang Kompas)&lt;br /&gt;http://www.kompas.com/kompas-cetak/0208/09/NASIONAL/kota59.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-111175148319103060?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/111175148319103060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=111175148319103060' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111175148319103060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/111175148319103060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/03/kota-bukittinggi.html' title='Kota Bukittinggi'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110991545304360038</id><published>2005-03-03T21:50:00.000-08:00</published><updated>2005-03-03T21:53:26.803-08:00</updated><title type='text'>Peta Bukittinggi</title><content type='html'>&lt;div style="float: right; margin-left: 10px; margin-bottom: 10px;"&gt; &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/5853594/" title="photo sharing"&gt;&lt;img src="http://photos6.flickr.com/5853594_2814a0c3d1_m.jpg" alt="" style="border: solid 2px #000000;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size: 0.9em; margin-top: 0px;"&gt;  &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/5853594/"&gt;Peta Bukittinggi&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;  Originally uploaded by &lt;a href="http://www.flickr.com/people/fauzan/"&gt;fauzanazmi&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br clear="all" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit Tinggi adalah salah satu kota tujuan wisata di Sumatera Barat dengan berbagai objek wisata alam dan sejarah seperti Ngarai Sianok dan Gua Jepang nya.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah Peta Kotamadya Bukit Tinggi dan Daftar Hotel yang ada di Bukit Tinggi untuk memandu perjalanan anda untuk berwisata di Bukit Tinggi Kota Wisata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;No.  Name  Address  City  Telephone Number  Fax. Number  Hotel Rate  Star&lt;br /&gt;1  Pusako Hotel  Jl. Sukarno Hatta No. 7  Bukittinggi  62-751-22111  21017  150-200  ****&lt;br /&gt;2  Bukittinggi View Hotel  Jl. Raya Bukittinggi Medan Km.7  Bukittinggi  62-752-22277,22444  0  &lt;50  *&lt;br /&gt;3  Benteng Hotel  Jl. Benteng No. 1  Bukittinggi  62-752-22596  0  &lt;50  *&lt;br /&gt;4  Denai Hotel  Jl. A Rivai 26  Bukittinggi  62-752-21511,21460  23490  &lt;50  *&lt;br /&gt;5  Limas Hotel  Jl. Kesehatan 34  Bukittinggi  62-752-22763,22641  32570  &lt;50  *&lt;br /&gt;6  Agung Hotel  Jl. Batang Agam I/6  Bukittinggi  62-752-22297  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;7  Bagindo Hotel  Jl. Jend Sudirman 41-45  Bukittinggi  62-752-21279,21286  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;8  Denam Hotel  Jl. Yos Sudarso 4  Bukittinggi  62-752-21333  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;9  Flower Hotel  Jl. A Yani 104-106  Bukittinggi  62-752-22185,22186  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;10  Gangga Hotel  Jl. A Yani 70  Bukittinggi  62-752-22967  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;11  Hendry Ramah  Jl. A Yani 130  Bukittinggi  62-752-21576  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;12  Indra Hotel  Jl. H Agus Salim I  Bukittinggi  62-752-22505  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;13  Jogja Hotel  Jl. Perintis Kemerdekaan 17  Bukittinggi  62-752-21142  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;14  Murni Hotel  Jl. Jend A Yani 115  Bukittinggi  62-752-0  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;15  Mountain View  Jl. Yos sudarso 31  Bukittinggi  62-752-2162  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;16  Minang Hotel  Jl. Panorama 20 A  Bukittinggi  62-752-21120,22638  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;17  Nirwana Hotel  Jl. A Yani 113  Bukittinggi  62-752-21292  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;18  Nikita Hotel  Jl. Sudirman 55  Bukittinggi  62-752-23313-31629  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;19  Pagaruyung Hotel  Jl. Prof Hamka 4 Batusangkar  Bukittinggi  62-752-71533  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;20  Parma Hotel  Jl. Prof Hamka 8 Batusangkar  Bukittinggi  62-752-71330  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;21  Surya Hotel  Jl. RA Kartini 7  Bukittinggi  62-752-22587  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;22  Sumatera Hotel  Jl. Dr Setia Budi 16 E  Bukittinggi  62-752-21309  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;23  Srikandi Hotel  Jl. A Yani 117  Bukittinggi  62-752-22984  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;24  Sari Bundo Hotel  Jl. Yos Sudarso 1A  Bukittinggi  62-752-22637,22953  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;25  Tropic Hotel  Jl. Pemuda 12  Bukittinggi  62-752-23207  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;26  Wisata Hotel  Jl. Syafei 1  Bukittinggi  62-752-22962  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;27  Wisma Bukittinggi  Jl. Yos Sudarso 1A  Bukittinggi  62-752-32358  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;28  Wisata Hotel  Jl. Nusantara Barat No.229 Payakumbuh  Bukittinggi  62-752-93042,92924  0  &lt;50  -&lt;br /&gt;29  Cinduamato Hotel  Jl. Cinduamato No. 96  Bukittinggi 26113  62-752-21346  22808  &lt;50  -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.dusun.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110991545304360038?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110991545304360038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110991545304360038' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110991545304360038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110991545304360038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/03/peta-bukittinggi.html' title='Peta Bukittinggi'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110905494077189654</id><published>2005-02-21T22:46:00.000-08:00</published><updated>2005-02-21T22:49:00.796-08:00</updated><title type='text'>H Irman Gusman SE MBA</title><content type='html'>Pengusaha Pejuang Daerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suku Minangkabau sejak lama adalah salah satu ‘lumbung’ nasional penghasil politisi dan negarawan terkemuka. Salah seorang, Irman Gusman, pengusaha, politisi dan negarawan muda usia berpandangan jauh ke depan. Pria kelahiran Padang Panjang 11 Februari 1962, ini adalah salah seorang pejuang kesetaraan daerah dan pusat. Mantan Wakil Ketua Fraksi Utusan Daerah (F-UD) MPR RI 2002-2004, terpilih menjabat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 2004-2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meniti karir dari bawah sebagai usahawan sukses, era reformasi mencetuskan keterpanggilan jiwa-batin Irman untuk terlibat langsung memperbaiki nasib dan masa depan bangsa. Fraksi TNI/Polri DPRD Sumatera Barat di tahun 1999 mempercayainya sebagai Utusan Daerah untuk duduk di lembaga tertinggi negara MPR RI. Di lembaga itu secara perlahan namun pasti Irman Gusman mulai terlibat intens mempersiapkan cetak biru wajah perpolitikan baru masa depan lewat sejumlah amandemen konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengusaha yang piawai mengadakan lobi-lobi bisnis Irman Gusman begitu lincah bergerak memperjuangkan aspirasi yang dititipkan oleh daerah Sumatera Barat untuk diperjuangkan di tingkat nasional. Aspirasi itu adalah menempatkan setiap kepentingan daerah selalu dalam perspektif nasional. Itu berarti kepentingan dan aspirasi daerah yang diperjuangkan Irman Gusman sejatinya adalah sama dan sebangun dengan perjuangan dan aspirasi setiap daerah-daerah lain yang, akhirnya terakumulasi sebagai aspirasi nasional sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD ’45 yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman awalnya memprakarsai pembentukan Fraksi Utusan Daerah (F-UD) MPR, yang beranggotakan 53 orang sebagai alat kelengkapan Majelis untuk bisa dimanfaatkan bersuara lantang memperjuangkan aspirasi dan kepentingan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah yang simpatik, tatapan mata yang teduh, tutur kata yang runtut, sistematis, berbobot, dan jelas arah, serta ditopang tubuh atletis yang dibalut penampilan rapi pakaian lengkap berdasi dan jas membuat Irman suami dari Liestyana Rizal dengan mudah bisa meyakinkan lawan bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan politisi Senayan ayah tiga orang anak Irviandari Alestya Gusman, Irviandra Fathan Gusman, dan Irvianjani Audria Gusman segera saja dikenal sebagai pelobi ulung yang berpotensi mewarnai penuh wajah pentas perpolitikan nasional. Irman bahkan berani merogoh kocek untuk mengumpulkan sejumlah politisi di hotel-hotel mewah agar keputusan lobi yang dihasilkan berkualitas sekaligus berguna menyelesaikan sejumlah persoalan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lobi-lobi yang digulirkan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia (FE-UKI) Jurusan Ekonomi Perusahaan tahun 1985 antara lain berhasil menggolkan pembentukan Fraksi Utusan Daerah (F-UD) MPR di tahun 2001, setelah sebelumnya tahun 2000 sempat dibekukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai politisi non partisan murni memperjuangkan kepentingan semua golongan masyarakat tanpa disekat kepentingan praksis sesaat model partai-partai politik, selama pembekuan F-UD Irman bergabung berjuang dalam Fraksi Utusan Golongan (F-UG). Lobi dan perjuangan Irman untuk menegaskan kembali bahwa komitmen Anggota MPR ‘alumni’ Utusan Daerah adalah murni di garis perjuangan aspirasi dan kepentingan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fraksi Utusan Daerah akhirnya kembali bisa hidup di tahun 2001, sekaligus menempatkan nama Irman sebagai salah satu Wakil Ketua F-UD sejak tahun 2902. Tak berhenti di situ, perjuangan baru Irman adalah menuntut agar MPR menempatkan seorang anggota Utusan Daerah duduk sebagai Wakil Ketua MPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermodalkan alat kelengkapan baru bernama Fraksi Utusan Daerah Irman bersama kolega dan fraksi-fraksi lain berhasil melakukan sejumlah amandemen konstitusi. Seperti, keharusan melaksanakan pemilihan umum presiden dan wakil presiden secara langsung, demikian pula terhadap setiap kepala daerah gubernur, bupati, dan walikota harus dipilih langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak pencapaian lain amandemen adalah kesepakatan nasional membentuk lembaga tinggi negara baru bernama Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dikhususkan hadir untuk membangun kesetaraan dan persamaan pembangunan nasional melalui pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi di segala bidang secara konstitusional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DPD, karena ide awalnya adalah memperjuangkan kesetaraan dan kesamaan antara kepentingan daerah dengan pusat, maka, setiap daerah tingkat satu diwakili sama oleh empat anggota DPD tanpa memperhitungkan perbedaan geografi dan demografi penduduk setiap propinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selintas kehadiran DPD ‘hanya’ untuk mengakomodasi dihapuskannya F-UD di MPR muai tahun 2004, sebagai salahsatu hasil lain amandemen konstitusi. Namun Irman Gusman menegaskan kehadiran DPD adalah untuk membangun kesetaraan dengan semua institusi politik lain DPR, MPR, Presiden, BPK, dan MA yang dalam sistem ketatanegaraan baru adalah sama-sama lembaga tinggi negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan F-UD sebelumnya yang hanya sub-ordinat dari lembaga tertinggi negara MPR, DPD bekerja independen, bisa menjadi penyeimbang DPR, bahkan berpotensi menjadi saluran aspirasi alternatif baru di luar jalur konvensional DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman berhasil membawa sistem perpolitikan nasional menjadi bikameral yang menempatkan DPD sama seperti Senator di Amerika Serikat. Perjuangan ini agaknya masihlah langkah awal baru dalam benak Irman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab sebagaimana galibnya dalam sistem bikameral lembaga senator adalah kawah candradimuka ajang pelatihan yang bisa menghantar anggotanya menjadi calon gubernur bahkan hingga mencapai puncak tertinggi sebagai calon presiden, sebagaimana calon presiden AS John F. Kerry dari Partai Demokrat yang pada Pemilu 2 November 2004 bersaing dengan the incumbent president George W. Bush dari Partai Republik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan menjadi eksekutif pemerintah terbuka luas sebab setiap senator yang dipilih langsung oleh rakyat dipastikan sudah memiliki basis massa konstituen yang kuat. Irman bermaksud agar lembaga DPD bisa mengkader ke-128 anggotanya yang berpotensi menjadi calon-calon eksekutif handal di segala tingkatan. Karena itu Irman melalui lembaga DPD berkehendak mengamandemen UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah agar setiap kader bangsa yang non partisan berhak mengajukan diri sebagai calon kepala daerah maupun kepala negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah seorang penggagas dan pembentuk cetak biru sistem perpolitikan baru, Irman Gusman seorang penganut paham kebangsaan aktivis di berbagai organisasi keagamaan Islam sangat kenal betul bagaimana elan berikut visi dan misi lembaga DPD. Irman segera mempersiapkan diri dari bawah untuk meniti ulang karir politik lewat Pemilu Legislatif 2004. Irman Gusman berhasil terpilih menjadi anggota DPD periode 2004-2009 dari Sumatera Barat sebagai peraih suara terbesar 325.708 suara, atau 18 persen dari suara pemilih Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas Irman Gusman, yang ketika mahasiswa di tengah-tengah komunitas plural khususnya umat nasrani terpilih menjadi Ketua Senat Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (SM-UKI), adalah Penasehat Majelis Ekonomi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat 2000-2005, Dewan Pakar Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2000-2005, Anggota Dewan Penyantun Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, dan Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat 2002-2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil Pemilu Legislatif 2004 naluri lobi Irman Gusman segera ‘menyuruhnya’ bergerilya menggagas ide pembentukan Kaukus DPD Sumatera. Dari 40 anggota DPD se-Sumatera 34 diantaranya sepakat menyetujui Deklarasi Batam untuk mengusung nama Irman Gusman sebagai calon tunggal merebut kursi Ketua DPD. Kaukus juga ditugaskan mempersiapkan visi dan misi serta bentuk perjuangan anggota DPD se-Sumatera sepanjang tahun 2004-2009 dalam konteks dan perspektif Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepakatan Deklarasi Batam dipegang teguh oleh seluruh anggota. Tidak mengherankan jika pemilihan ketua DPD dilangsungkan harus dalam tiga kali putaran karena ketatnya persaingan. Pada putaran pertama yang dimulai Jumat 1 Oktober pukul 15.45. wib diperoleh tujuh nama yang berhasil meraih suara. Yakni, Ginandjar Kartasasmita (49 suara), Irman Gusman (29 suara), Sarwono Kusumaatmaja (22 suara), La Ode Ida (18 suara), Harun Al Rasyid (dua suara), M. Nasir (satu suara), dan Kasmir Triputra (satu suara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima suara dinyatakan tidak sah dan satu suara abstain. Karena La Ode Ida menyatakan mundur dari pencalonan maka hanya tiga besar yang maju ke putaran kedua, Ginandjar Kartasasmita, Irman Gusman, dan Sarwono Kusumaatmaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada putaran kedua yang mulai bergulir di malam hari pukul 20.00 wib nama Irman Gusman masih peraih suara terbesar kedua dengan 43 suara, di bawah Ginandjar Kartasasmita yang mantan Menko Ekuin 59 suara di atas Sarwono Kusumaatmaja yang mantan Menneg Lingkungan Hidup 26 suara. Irman berhasil lolos dari kepungan dua pentolan politik rejim Orde Baru untuk kembali maju ke pemilihan ‘grand final’ putaran ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penghitungan akhir putaran ketiga terjadi kejar-kejaran suara antara Ginandjar dan Irman. Namun hasil akhir hanya menunjukkan Irman meraih 54 suara, kalah tipis dari Ginandjar yang meraih 72 suara. Satu suara dinyatakan tidak sah dan satu suara kosong. Irman mengakui suara yang diraih masih di bawah kalkulasi politik Tim Suksesnya namun Deklarasi Batam dianggap tetap solid mendukung dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai antiklimaks Irman puas hanya menduduki kursi Wakil Ketua DPD mewakili wilayah barat, setelah dalam pemilihan meraih 50 suara unggul atas kandidat lain Nurdin Tampubolon 25 suara, Bambang Suroso delapan suara, dan Mediati Hafni Hanum satu suara. Satu kursi lain wakil ketua dari wilayah timur diraih oleh La Ode Ida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan tiada henti&lt;br /&gt;Kiprah Irman Gusman memperjuangkan kesetaraan lembaga baru DPD dengan lembaga tinggi negara lain seolah tiada henti. Ajang pemilihan ketua MPR RI 2004-2009 membuktikan betapa gigihnya Irman berjuang. Irman sekaligus pula berhasil menyakinkan banyak pihak betapa DPD sudah sepantasnya mulai diperhitungkan secara saksama sebagai sebuah kekuatan riil politik baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu hingga tanggal 5 Oktober 2004 pemilihan ketua MPR berkali-kali mengalami kebuntuan. DPD menuntut hak menempatkan dua wakilnya sebagai unsur pimpinan MPR, sama dan setara dengan DPR untuk juga hanya menempatkan dua wakil. Tatib MPR menggariskan pimpinan MPR terdiri empat orang berasal dari DPR dan DPD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keteguhan Irman memperjuangkan dua kursi di pimpinan MPR didasarkan kesepakatan nasional dalam amandemen konstitusi, bahwa kedua lembaga DPD dan DPR berdiri setara dan sejajar tanpa memperhitungkan proporsionalitas jumlah anggota DPD yang 128 orang dan DPR yang 550 orang anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau DPD menuntut agar unsur pimpinan MPR berasal dari DPD dua orang dan DPR dua orang karena kita ingin adanya kesejajaran antara lembaga DPR dan DPD,” kata Irman Gusman, berbicara dalam kapasitas baru sebagai Wakil Ketua DPD, kepada wartawan di gedung DPR, Selasa (5/10). Irman mengungkapkan itu untuk menanggapi pernyataan Ketua Dewan Koalisi Kebangsaan Akbar Tandjung yang menilai tuntutan DPD mengubah Tatib MPR dan tuntutan menempatkan dua wakilnya duduk di pimpinan MPR bisa membuka pintu amendemen UUD ‘45.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan tentang unsur pimpinan nyaris semakin menuju deadlock. Akbar Tandjung menyebutkan ide kesejajaran bisa mengarah ke bentuk negara federalisme. Tuntutan DPD kata Akbar juga tidak sesuai dengan konstitusi sebab UUD ’45 tidak menyebutkan dengan eksplisit dua wakil ketua MPR dari DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Irman Gusman malah semakin menegaskan sikap bahwa usulan DPD yang sudah sebelumnya disetujui dalam rapat gabungan fraksi dan akhirnya dibahas dalam Panitia Ad Hoc bukanlah mengada-ada. Usulan itu, kata Irman, semata-mata didasarkan atas aspirasi konstituen di daerah sebab para anggota DPD berbeda dengan DPR. Anggota DPD kata Irman berjuang sendiri untuk menggalang dukungan dan meraih suara sebanyak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menunjukkan jati diri sebagai negarawan sejati dengan tak kalah sengit Irman Gusman menegaskan butir-butir UUD 1945 Bab 16, pasal 37 ayat (5) bahwa bentuk negara Indonesia tidak dapat lagi dilakukan perubahan, sehingga anggapan bahwa DPD hendak menuju negara federal tidak dapat dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, ide Irman Gusman menyetarakan DPD dengan DPR berhasil diterima. Pimpinan MPR disetujui terdiri dua unsur DPR dan dua unsur DPD. Pemilihan Ketua MPR yang sangat demokratis berlangsung sengit. Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (F-PKS) terpilih bersama tiga wakilnya AM Fatwa (F-PAN), Aksa Mahmud dan Mooryati Sodibyo keduanya dari DPD yang diusung Koalisi Kerakyatan, menang tipis meraih 326 suara berbeda dua suara saja dari calon Koalisi Kebangsaan yang meraih 324 suara terdiri Sutjipto (F-PDIP), Theo L. Sambuaga (F-PG), Sarwono Kusumaatmaja dan Aida Ismet Nasution keduanya dari unsur DPD. Drama perbedaan tipis dua suara dibumbui oleh ketidakhadiran dua anggota F-PDIP dalam pemungutan suara, serta tiga suara dinyatakan abstain dan 10 suara tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perluasan wewenang&lt;br /&gt;Visi kenegarawananlah yang ‘mengharuskan’ Irman Gusman terjun sebagai politisi untuk berjuang mensejajarkan kepentingan daerah dan pusat. Kepentingan daerah selama puluhan tahun seolah-olah tak pernah dipandang perlu oleh pemerintah pusat yang sangat sentralistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengusaha muda beridealisme tinggi yang berkehendak membangun seluruh daerah di Indonesia, tak sebatas kota Padang Panjang tanah kelahiran, Irman Gusman pengusaha sukses yang selama lima tahun 1998-2003 pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah Dewan Pengurus Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) telah banyak merasakan besarnya hambatan akibat ketimpangan peran Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman juga aktif di berbagai organisasi bisnis, seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sebagai Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi (LP2E) Hipmi Pusat, maupun di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiprah perjuangan mewujudkan kesejajaran sudah dia awali di lembaga MPR sepanjang tahun 1999-2004, dan kini di lembaga baru DPD sepanjang tahun 2004-2009 Irman tetap akan berjuang bagi daerah. Irman, yang berhasil menyelesaikan pendidikan S-2 Master of Business Administration (MBA) di University of Bridgeport Connecticut, AS jurusan pemasaran tahun 1988 sangat menginginkan DPD memiliki banyak wewenang yang bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Irman Gusman perluasan wewenang DPD diperlukan untuk mengurangi pengaruh sentralistik yang sampai saat ini masih terasa di daerah. Khususnya kebijakan yang berpengaruh pada iklim usaha di daerah. “Sebagai pengusaha, selama ini saya merasa banyak kebijakan pusat yang tidak menguntungkan iklim usaha di daerah,” Irman menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, menurut Irman DPD harus berupaya memberdayakan masyarakat daerah serta mengusahakan undang- undang yang lebih berpihak kepada rakyat di daerah. Jadi, penguatan masyarakat dimulai dengan melakukan penguatan masyarakat di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu pula sebabnya, seorang anggota DPD harus punya kemandirian secara ekonomi sehingga bisa membantu masyarakat. Saya sendiri berasal dari keluarga yang punya kemampuan ekonomi, dan dengan itu bisa membantu masyarakat untuk menciptakan kemandirian. Bagaimana mungkin orang miskin akan membantu orang miskin,” kata Irman, tanpa bermaksud sombong atau meninggikan hati melainkan betapa untuk berjuang sangat dibutuhkan kekuatan besar yang memadai sambil tetap disertai idealisme murni kebangsaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman Gusman berprinsip DPD adalah ‘jembatan emas’ baru untuk segala kepentingan terlebih untuk mengurangi kesenjangan antara pemerintahan pusat dan daerah. “Apalagi kalau kita lihat, kewenangan kami adalah dalam bidang kesejahteraan, pembangunan, sosial, ekonomi, moral, pendidikan dan daerah,” kata Irman. Bahkan, menurut Irman DPD hadir untuk mengkoreksi segala kebijakan Undang-Undang yang masih bersifat sentralistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pebisnis pionier&lt;br /&gt;Sebelum menjadi politisi Irman Gusman adalah pebisnis murni yang mendasarkan perjalanan dan pengelolaan usahanya pada etika-etika agama atau nilai-nilai Islami sebagaimana agama yang dia anut. Ia sangat menjunjung tinggi profesionalisme, etika, inovasi, dan kepeloporan. Bahkan, hampir semua bisnis yang digeluti merupakan bisnis pionir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh klasiknya adalah PT Kopitime DotCom Tbk, perusahaan multimedia penyedia jasa teknologi informasi dan internet pertama di Indonesia yang berhasil listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Perusahaan publik ini dia gagas dengan mempertaruhkan nama baik dan reputasinya sebagai pengusaha dan anggota MPR RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan bisnis yang kreatif dan orisinil sudah merupakan ciri utama setiap kiprah Irman Gusman, disamping tetap mencantelkan sisi idealisme. Secara bisnis menjual Kopitime di lantai bursa memberi Irman pemasukan kapital dalam jumlah banyak dan segera. Dia hanya membuka diri menawarkan kesempatan sebagai pemegang saham kepada pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang terutama Kopitime DotCom membawa misi mulia membantu setiap pengusaha nasional, terutama usahawan kecil dan menengah (UKM) yang baru tumbuh berkesempatan memperluas pangsa pasar di luar negeri lewat Internet dengan biaya murah. “Jumlah pengusaha UKM kurang lebih 2,5 juta tapi sulit mencari mitra bisnis di luar negeri karena keterbatasan biaya dan jaringan,” kata Irman Gusman, saat berbicara pada forum Musyawarah Nasional Tarjih ke-26 PP Muhammadiyah, di Padang awal Oktober 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengusaha yang tumbuh dari bawah Irman Gusman sangat mendambakan lahirnya banyak usahawan kecil dan menengah di Indonesia. Semangat kewirausahaan kata Irman harus selalu didengungkan agar muncul para enterpreneur baru sebagaimana jejak langkahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabatan bisnis yang kini dipegang Irman antara lain Direktur Utama PT Prinavin Prakarsa bergerak di bidang perdagangan dan investasi, Komisaris Utama PT Padang Industrial Park sebuah kawasan industri di Padang yang digagasnya bersama mitra usaha dari Negeri Jiran Malaysia, Komisaris Utama PT Khage Lestari Timber bergerak di bidang pengelolaan dan ekspor kayu olahan, Komisaris Utama PT Guthri Pasaman Nusantara pengelolaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Pasaman, Sumatera Barat, Komisaris Utama PT Sumatera Korea Motor, dan Komisaris Utama PT Kopitime DotCom, Tbk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman Gusman juga tercatat sebagai Pemimpin Redaksi harian “Mimbar Minang” suratkabar pertama yang dia dirikan dengan kepemilikan saham 100 persen berbentuk badan hukum koperasi, sebuah terobosan yang pernah mengundang kekaguman dan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan perkoperasian Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koperasi dimaksud Koperasi Equatorial Minang Media, yang pendiriannya diprakarsai Irman Gusman juga memiliki dan mengelola berbagai bidang usaha lain seperti Perkebunan Kopi Arabika Pinang Awan Muara Labuh seluas 1.500 hektar di Kabupaten Solok, penerbit buku Pustaka Mimbar Minang, pengelola portal internet MimbarMinang.Com, serta pengelola Kantor Hukum Ekuator. Masih di bidang media, antara tahun 2000-2002 Irman pernah tercatat sebagai Komisaris PT Abdi Bangsa, Tbk penerbit harian “Republika”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma berubah&lt;br /&gt;Jiwa pionir bisnis Irman Gusman juga sangat terasa ketika mendirikan Kawasan Industri Padang Industrial Park (PIP) tahun 1994. Dalam usia relatf muda 32 tahun ia membuktikan tingginya komitmen dan kepeduliannya membangun daerah, tentu untuk pertama kali dipilih daerah asal lebih dahulu yakni Padang. Ia menggandeng investor asing Johor Corporation Group of Companies, sebuah kelompok usaha konglomerat dari Malaysia untuk menggarap lahan seluas 200 hektar menjadi sebuah kawasan industri terpadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kawasan Industri Padang harus menjadi kebanggaan masyarakat, ia harus menjadi lokomotif industrialisasi di daerah sebab ini dibangun sebagai suatu bisnis sekaligus idealisme membangun tanah kelahiran. Tujuannya tak lain untuk memicu dan memacu pertumbuhan ekonomi dan mendorong investasi yang besar ke daerah ini,” kata Irman Gusman, yang memilih hidup di jalur bisnis terinspirasi oleh kemajuan pesat ekonomi Amerika Serikat berkat topangan peranan swasta yang begitu besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman Gusman sesungguhnya awalnya memiliki cita-cita memasuki lembaga birokrasi pemerintah sebagai Pegawai Negeri Sipil. Tujuannya untuk mengabdi sekaligus memperbaiki wajah pembangunan Indonesia yang timpang. Namun ayahnya memberikan dorongan berbeda harus haus akan ilmu pengetahuan serta bersemangat meningkatkan kualitas diri secara terus-menerus melalui pendidikan dan pengalaman di beragam bidang. Dorongan ayahnya timbul sebab sungguh sadar betapa beratnya tugas dan tantangan hidup di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia (FE-UKI) Jurusan Ekonomi Perusahaan tahun 1979-1985 dirasa belum cukup. Irman memutuskan kembali memasuki dunia kampus melanjutkan kuliah pasca sarjana S-2 ke University of Bridgeport, Conneticut, AS antara tahun 1986-1988.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Januari 1986 berangkat ke Amerika Serikat delapan bulan pertama diisi program persiapan studi di Bobson College, Massachusetts kemudian dilanjutkan ke Graduate School of Business University of Bridgeport, Connecticut. Irman Gusman memulai sebuah perjalanan yang di kemudian hari terbukti berhasil mempengaruhi cara pandang dan wawasan berpikirnya sebagai bekal untuk mewujudkan cita-cita sebagai anak bangsa yang peduli memperbaiki nasib bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya memperdalam ilmu pengetahuan di bangku kuliah. Irman Gusman sekaligus berkesempatan mempelajari dinamika masyarakat Amerika yang berhasil menata diri menjadi bangsa yang maju dan modern. Memikirkan bagaimana strategi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup rakyat secara ekonomi dan sosial terutama melalui pemberdayaan dan pemerataan pembangunan masyarakat daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat betapa negara Amerika Serikat bisa maju dan modern ditopang oleh kemajuan dan kemandirian masing-masing daerah otonom dimana hubungan antara pemerintah pusat dan negara bagian begitu harmonis. Demikian pula terjadi pembagian kewenangan yang adil dan proporsional antara pemerintah pusat dan negara bagian sehingga negara bagian dimungkinkan tumbuh sesuai kapasitas dan keunggulan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran tidak serta-merta berhenti usai meraih gelar S-2 Master of Business Administration (MBA) Mei 1988. Sebelum pulang dan tiba di tanah air persis pada tanggal 8 Agustus 1988, Irman Gusman berkesempatan berkeliling Eropa mengunjungi Inggris, Belanda, Perancis, Jerman Barat, dan sejumlah negara Eropa Timur seperti Rusia dan negara komunis lainnya. Irman Gusman berhasil memperkaya diri dengan perspektif yang lebih luas perihal pembangunan ekonomi baik itu sistem kapitalis, sosialisme, dan komunisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Pengusaha dan Pendidik&lt;br /&gt;Irman Gusman anak kedua dari 14 bersaudara lahir dan besar di lingkungan keluarga pengusaha sekaligus pendidik, Ayah Drs. H. Gusman Gaus dan Ibu Hj. Janimar Kamili. Tak heran jika Irman mengidentifikasi diri sebagai pengusaha sekaligus pendidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Panggilan jiwa saya adalah sebagai pendidik. Kalaupun sebagai pengusaha, saya lebih memilih menjadi pengusaha yang dapat memberikan inspirasi dan mengutamakan pengetahuan, atau menjadi pengusaha yang berbasis pengetahuan, atau knoledge-based entrepeneur,” kata Irman, Anggota Dewan Penyantun Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman Gusman menjabat pula sebagai Ketua Yayasan Amal Bhakti Mukmin Indonesia (Albani), pengelola lembaga pendidikan Akademi Manajemen dan Ilmu Komputer (AMIK) Padang, yang didirikan ayahnya sejak tahun 1990. Di tangan Irman, sejak tahun 2002 status AMIK ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Indonesia, yang menujukkan wujud kepedulian seorang anak daerah Irman Gusman terhadap kemajuan pendidikan dan kuatnya keinginan memasyarakatkan teknologi informasi ke kalangan generasi muda Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana visi dan kepribadian pemiliknya Irman Gusman, STIMIK Indonesia didesain mampu menghasilkan sumberdaya manusia berkarakteristik tiga hal, mempunyai profesionalisme dan dasar keahlian yang memadai, memiliki jiwa kewirausahaan yang tangguh, dan menjunjung tinggi budi pekerti dan perilaku Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masanya ayah Irman Gusman Drs. H. Gusman Gaus sudah dikenal sebagai tokoh terkemuka Sumatera Barat, yang antara lain pernah tercatat sebagai pengurus teras Kadin Sumatera Barat, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Wakil Ketua Orwil ICMI Sumatera Barat, Ketua Orsat ICMI Kota Padang, dan penasehat Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, jika ditarik ke belakang sang kakek H. Kamili juga tergolong tokoh masyarakat terkemuka Sumatera Barat pada masanya, antara lain sebagai saudagar emas ternama sepanjang tahun 1950-1960-an, aktivis mesjid berkiprah memajukan Islam seperti membesarkan Pondok Pesantren Rawalib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari Amerika bergelar MBA mudah saja bagi Irman mencari pekerjaan, semisal berkarir di berbagai PMA, atau multinational companies, atau di BUMN dengan sejumlah besar gaji. Tapi ia memilih jalur sebagai enterpreneur dengan pekerjaan pertama membenahi sebuah perusahaan keluarga yang sedang terbelit masalah keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kecintaan pada keluarga membuat semua beban dan tantangan yang saya hadapi terasa ringan. Saya harus tinggal di lokasi pabrik, bertahun-tahun, jauh dari keramaian dan kesenangan, bekerja siang malam agar perusahaan keluarga ini selamat dan sehat kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa semangat kewirausahaan, idealisme, keyakinan yang kuat, dan dukungan semua pihak mustahil saya mampu mengemban amanat keluarga ini,” kata Irman yang selalu bersikap akrab dengan bawahan. Irman berhasil memulihkan kondisi perusahaan menjadi lebih sehat, mandiri, menguntungkan, dan menjadi salah industri pengolahan kayu terpadu di Sumatera Barat berorientasi ekspor 100 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irman Gusman bukan lagi pengusaha daerah sebatas Sumatera Barat, atau pengusaha nasional sebatas Indonesia, ia bahkan telah melebarkan sayap sebagai pengusaha sukses yang layak bergaul dan diperhitungkan di dunia internasional. Irman selalu mendapat undangan khusus menghadiri acara-acara tingkat dunia yang diselenggarakan oleh World Economic Forum (WEF).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEF adalah organisasi nirlaba internasional yang berkomitmen memperbaiki tata-kelola negara-negara di dunia, seperti mengadakan pertemuan New Asian Leader dan East Asia Economic Summit. Untuk tingkat dunia WEF mengadakan pertemuan tahunan para pemimpin dunia di Davos, Swiss yang juga selalu dihadiri Irman Gusman berkumpul dan berbicara secara bebas dan informal mencari solusi dalam rangka mempercepat penyelesaian masalah-masalah global khususnya bidang ekonomi bagi pengembangan masyarakat global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kehadiran saya pada acara-acara yang diadakan oleh World Economic Forum tersebut merupakan upaya untuk memanfaatkan dan memaksimalkan jaringan global bagi sebesar-besarnya peningkatan kesejahteraan rakyat. Insya Allah bermanfaat bagi pembangunan bangsa ini di masa depan,” kata Irman, menegaskan bahwa semua langkah-langkah idealismenya adalah demi bangsa. Selain aktif di WEF, Irman Gusman juga tercatat sebagai anggota International Business Advisory Council (IBAC) pada Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Internasional (World Trade Organization/WTO), berkedudukan di Lausanne, Geneva, Swiss.  ►ht-ms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110905494077189654?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110905494077189654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110905494077189654' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110905494077189654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110905494077189654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/h-irman-gusman-se-mba.html' title='H Irman Gusman SE MBA'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110894509621465989</id><published>2005-02-20T16:17:00.000-08:00</published><updated>2005-02-20T16:18:16.216-08:00</updated><title type='text'>URANG</title><content type='html'>Ado anam macam urang&lt;br /&gt;Partamo urang namonyo&lt;br /&gt;Kaduo urang-urang namonyo&lt;br /&gt;Katigo tampan urang namonyo&lt;br /&gt;Kaampek angkuah-angkuah urang namonyo&lt;br /&gt;Kalimo urang-urangan namonyo&lt;br /&gt;Kaanam urang sabana urang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan dikatokan urang&lt;br /&gt;Tau mambedokan antaro jahek jo indak jahek&lt;br /&gt;Tau mambedokan nan tinggi jo nan randah&lt;br /&gt;Dinamokan urang biaso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan dikatokan urang-urang&lt;br /&gt;Bantuaknyo manyarupoi urang&lt;br /&gt;Indak ciek juo nan dikatauinyo&lt;br /&gt;Bak anak ketek nan balun tau apo-apo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan dikatokan tampan-tampan urang&lt;br /&gt;Dicaliak jauah bantuak urang&lt;br /&gt;Tantang kalakuannyo balun jaleh&lt;br /&gt;Balun dapek dipicayoi atau diyakini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan dikatokan angkuah-angkuah urang&lt;br /&gt;Urang nan kalakuannyo sarupo patuang&lt;br /&gt;Hiduiknyo bak kato urang sajo&lt;br /&gt;Hiduik nan indak bapandirian&lt;br /&gt;Utaknyo bak utak katuang (bodoh)&lt;br /&gt;Babanak kaampu kaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan dikatokan urang-urangan&lt;br /&gt;Bukan urang tapi dibuek manyarupoi urang&lt;br /&gt;Umpamo urang-urang tangah sawah&lt;br /&gt;Kalo dielo inyo mangarik&lt;br /&gt;Indak dielo diam sajo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan dikatokan urang sabana urang&lt;br /&gt;Tau di awa jo nan akie&lt;br /&gt;Tau di lahie jo nan batin&lt;br /&gt;Tau di hereang sarato gendeang&lt;br /&gt;Tau di malu jo sopan, raso jo pareso&lt;br /&gt;Urang cadiak candokio, arif bijaksano&lt;br /&gt;Budinyo tinggi, ilmunyo banyak&lt;br /&gt;Mamanuahi saraik martabaik manusia&lt;br /&gt;Hiduiknyo manjadi contoh tuladan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urang mudo manangguang rindu&lt;br /&gt;Urang tuo manahan ragam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urang nan ampek jinih&lt;br /&gt;Partamo panghulu (andiko)&lt;br /&gt;Kaduo malin (alim ulama)&lt;br /&gt;Katigo manti (cadiak pandai)&lt;br /&gt;Kaampek dubalang (urang mudo-mudo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urang nan ampek golongan&lt;br /&gt;Partamo niniak mamak&lt;br /&gt;Kaduo cadiak pandai&lt;br /&gt;Katigo alim ulama&lt;br /&gt;Kaampek bundo kanduang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari buku "Kato Pusako"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110894509621465989?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110894509621465989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110894509621465989' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110894509621465989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110894509621465989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/urang.html' title='URANG'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110853369399773921</id><published>2005-02-15T22:00:00.000-08:00</published><updated>2005-02-15T22:01:34.003-08:00</updated><title type='text'>Orang Minang, Where are you?</title><content type='html'>Date: Sat, 25 Apr 1998 04:19:40 -0700 (PDT) &lt;br /&gt;From: Datuak Angek &lt;pandeka@yahoo.com&gt; &lt;br /&gt;Subject: Menggugat Mahasiswa dan Perantau Minang &lt;br /&gt;To: apakabar@clark.net &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Posting ini tidak bermaksud apa-apa selain hanya sebuah ungkapan &lt;br /&gt;keprihatinan terhadap mahasiswa dan para perantau Minang (khususnya &lt;br /&gt;yang bergabung di mailing list rantaunet dan rantau-d). &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Ini hanya sebuah pertanyaan atas 'keangkuhan' orang Minang yang &lt;br /&gt;'pinter ngomong' atas tanggung jawab moral nya kepada masyarakat luas. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Orang Minang pinter 'ngomong ? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Lihat aja buktinya di mailing list ini ... &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Jusfiq Hadjar Sutan Marajolelo bicaranya meledak-ledak ... semua orang &lt;br /&gt;salah .... Pak Harto salah, Mbak Mega salah, Prof. Emil Salim salah, &lt;br /&gt;Dr. Amien Rais salah. Yang benar cuma doi aja ..!!? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Nadri Saaduddin ... postingnya panjang-panjang, sampe- sampe gue kagak &lt;br /&gt;'ngerti apa maunya. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Nasrullah Idris ... postingnya ditemui dimana-mana mailing list dengan &lt;br /&gt;matematika nya ... semuanya di matematika kan. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dari ketiga contoh di atas kira-kira kita bisa bilang 'kan kalau orang &lt;br /&gt;Minang pinter 'ngomong ... &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Iya 'nggak ...!? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sekarang mari kita lihat sebagian besar orang Minang dalam menyikapi &lt;br /&gt;situasi akhir-akhir ini. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pertama, mahasiswa Sumatera Barat : &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sementara rekan-rekan mereka di Jakarta, Bandung, Yogya, Bandar &lt;br /&gt;Lampung, Ujung Padang dan kota-kota lain melaksanakan tanggung jawab &lt;br /&gt;moral mereka sebagai intelektual muda dengan menjalankan aksi damai &lt;br /&gt;menuntut reformasi, mana suara mahasiswa Sumatera Barat ? Diam saja &lt;br /&gt; ...!? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sekali lagi apa yang mereka lakukan ...!? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tak malukah mereka dengan predikat 'intelektual muda' yang mereka &lt;br /&gt;sandang ? Mana nurani mereka ? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kalau tawuran Unand-IKIP gara-gara cewek mereka sih jago, sampai &lt;br /&gt;bakar-bakar lab komputer segala ... ah ? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kedua, perantau Minang yang bergabung dalam mailing list rantaunet dan &lt;br /&gt;rantau-d : &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Katanya sebagian besar anggota kedua mailing list tersebut adalah kaum &lt;br /&gt;terpelajar Minangkabau. Apakah mereka menutup mata dengan berbagai &lt;br /&gt;ketimpangan yang terlihat sekarang ? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Ketika terjadi kebakaran Pasar Atas Bukittinggi delapan bulan yang &lt;br /&gt;lalu, mereka buru-buru membuat 'Surat Himbauan' yang ditujukan ke &lt;br /&gt;berbagai pihak menuntut penyelidikan yang transparan atas peristiwa &lt;br /&gt;tersebut. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tapi sekarang dihadapan krisis ekonomi yang membesar, kasus suap &lt;br /&gt;Gubernur Sumbar dan Wali Kota Padang, apa saja yang mereka lakukan ? &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Ah, mereka cuma berbalas 'pasambahan', cerita nostalgia, basaluang, &lt;br /&gt;having fun ... seakan-akan semuanya tidak pernah terjadi. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Mereka menutup mata dihadapan semua ini. Apakah ini namanya ? Jelas &lt;br /&gt;jawabannya ... gadang ota, kalau tidak mau dikatakan .... (ah tak &lt;br /&gt;sampai hati menuliskannya, bagaimanapun mereka adalah &lt;br /&gt;dunsanak-dunsanak saya juga yang saya hormati ..!). &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Maaf buat semua orang Minangkabau. Ambo cuma mangecek kan apo nan &lt;br /&gt;taraso (saya cuma mengatakan apa yang terasa). Tak ada maksud lain. &lt;br /&gt;Saya juga orang Minang 'kok. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Wassalam, &lt;br /&gt;Datuak Angek Garang &lt;br /&gt;orang Minangkabau yang lagi prihatin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110853369399773921?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110853369399773921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110853369399773921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110853369399773921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110853369399773921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/orang-minang-where-are-you.html' title='Orang Minang, Where are you?'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110853269563549367</id><published>2005-02-15T21:44:00.000-08:00</published><updated>2005-02-15T21:44:55.643-08:00</updated><title type='text'>Pulang Kampung, Sumbar Pudar, Oleh Rosihan Anwar</title><content type='html'>Cerita ini tidak terikat kepada waktu, bisa Anda baca kapan saja, di mana saja, senantiasa hijau segar, evergreen. Akhir tahun 2003 saya dan istri pulang kampung. Bersama Soedarpo Sastrosatomo dan istrinya Minarsih Wiranatakoesoema, kami menghadiri Alek Batagak Panghulu Datuk Toemanggoeng di Kota Gadang, 2 Desember, diselenggarakan oleh keluarga besar kaum almarhumah Tuo Djahi.&lt;br /&gt;Selama 90 tahun Panghulu di Rumah Agus Salim balipek, dalam keadaan vakum. Haji Agus Salim (The Grand Old Man) sedianya hendak diangkat sebagai Panghulu, tapi beliau meninggal dunia 4 November 1954.&lt;br /&gt;Kini yang diangkat Rama Windu MBA (51), bekerja pada Bank Indonesia, dengan gelar Datuk Toemanggoeng, sedangkan sebagai tungkek atau deputi ialah Ranto Sahadiri (50) bekerja pada Departemen Perindustrian dan Perdagangan, putra Mayor Inf. (Purn) Alwin Nurdin, (dulu komandan batalyon Siliwangi dan dosen Seskoad Bandung). Penghulu mengemban tugas menegakkan adat dan jadi mediator bila ada perselisihan dalam keluarga besar.&lt;br /&gt;Kami sempat menyaksikan pergantian tahun di Bukittinggi. Banyak orang dari Sumatera Barat (Sumbar) seperti dari Medan, Pekanbaru dan lainl-lain. Hotel terisi penuh. Banyak ABG (Anak Baru Gede) memadati lapangan Jam Gadang melihat pesta kembang api. &lt;br /&gt;Biasa olahraga jalan kaki sehabis subuh, pagi gelap tanggal 1 Januari saya lihat di Jam Gadang masih banyak duduk berkelompok pemuda pemudi, dengan api unggun kertas atau cahaya lilin menerangi sekitar mereka. Semalam-malaman mereka tak tidur. Namun masih ada cowok gesit yang bergerak dari kerumunan satu ke yang lain, mencari kenalan baru. Ia terhenti di depan cewek-cewek yang duduk di tanah. Seorang gadis bertanya ”Halo sia awak?”. Bahasa gaul Minang. Si cowok menggumam jawabannya sehingga tak terdengar namanya.&lt;br /&gt;Saya sapa seorang pemuda asal Palupuh, 20 Km dari Bukittinggi. 70 Tahun yang silam bila berlibur ke Pasaman Talu di mana ayah saya jadi Demang, saya berhenti sebentar di Palupuh melihat ikan-ikan keramat. Menurut pemuda itu, kini ikan keramat tidak ada lagi. Dia datang ke Jam Gadang dengan bus seorang diri. ”Apakah mudah berkenalan dengan cewek-cewek sini?” tanya saya. ”Ada yang mudah didekati, ada yang tak mau” jawabnya. ”Kamu sudah bekerja?” Dijawabnya pasrah, ”Menganggur, Pak”.&lt;br /&gt;Gadis remaja yang berduyun datang ke Jam Gadang, ada yang pakai celana jeans, blus kaos ketat, berambut panjang tergerai. Ada yang menggengam HP untuk berkirim SMS. Penampilan mereka trendy.&lt;br /&gt;Tapi Ketua Bundo Kandung Sumbar Ny. Nur Anias Abizar mengatakan kepada harian Singgalang, ”Sebagian remaja Putri Minang kehilangan identitas. Tidak jarang mereka sengaja mempertontonkan lekuk-lekak tubuh, malah bagian yang terlarang seperti pusar dan lain sebagainya”.&lt;br /&gt;Saya coba mengamati apakah di antara remaja di Jam Gadang itu ada yang ”fly” alias teler akibat pengaruh narkoba. Karena remang-remang gelap tidak kelihatan apa-apa. Tapi si Lindung supir kami bercerita tingkat pemakaian narkoba di kalangan remaja Sumbar sudah masuk tingkat atas. Di samping itu, tambah si Lindung, Sumbar yang dulu dibanggakan sebagai provinsi yang peringkatnya tinggi dalam hal kemajuan pendidikan melalui huruf kini telah merosot posisinya. Dalam ujian penghabisan siswa SMA tahun lalu banyak pemuda Sumbar yang gagal. Ini bukan berita bagus bagi orang yang pulang kampung. &lt;br /&gt;Di Ngarai saya bercakap-cakap dengan beberapa pemuda yang sedang berdiri dengan kios-kios barang untuk kaum turis. Seorang pemuda mengaku tamatan Sekolah Teknik Menengah. Dia dari jurusan kayu, sudah bisa membikin perabot rumah dan alat kelengkapan kantor. Dia telah berusaha melamar cari pekerjaan. Sia-sia belaka. ”Kenapa tidak bikin perusahaan sendiri? Jadi swasta?” tanya saya. ”Tidak ada modal, Pak”.&lt;br /&gt;Di Pasar Atas seorang pedagang baju sulaman dan barang tekstil memberitahukan ”Kini susah manggalah”. Itu artinya berdagang mandek. Sebabnya daya beli tidak kuat. Lain halnya di Jakarta di mana kaum kelas menengah ke atas mampu beli barang di toko swalayan, di mal, menciptakan ekonomi yang digerakkan dan didorong oleh ekonomi.&lt;br /&gt;Jusman SH bercerita di kampung-kampung kini banyak orang yang menganggur. Harga hasil pertanian merosot. Tapi orang masih bisa makan tiga kali sehari. Sebabnya, karena orang merantau mengirim uang ke nagari-nagarinya untuk membantu kehidupan keluarganya. Tiap bulan Minang-kiau (Overseas Menangkabau) lewat wesel pos mengirim bermiliar-miliar rupiah ke kampung halamannya. Sumbar hidup dari ”eknomi wesel pos”.&lt;br /&gt;Kendati hal yang saya dengar dan lihat kurang menggembirakan, namun Gubernur Sumbar H. Zainal Bakar, SH dalam wawancara akhir tahun dengan koran Padang Ekspres berkata, ”Sumbar optimis hadapi tahun 2004. PDRB kita baik, 4 persen. Ini data dari Badan Pusat Statistik. Tahun depan memiliki prediksi ke arah 5 persen. Ini realistis. Angka kemiskinan dapat ditekan dari 1,3 juta menjadi 400 ribu.”&lt;br /&gt;Toh keadaan Sumbar memprihatinkan. Tak usah jauh-jauh pakai riset investigatif segala. Simak saja judul berita dalam pers Sumbar. Berikut sekedar sample: 151 Kasus gizi buruk di Padang; Kasus buta huruf di Padang cukup tinggi; 205.000 Hektar lahan rusak, petani Sumbar terancam miskin; Pedagang kakilima di Pasar Inpres, dulu lai, kini pokok nan dimakannyo; Kunjungan wisata turun drastis.&lt;br /&gt;Belum disebut korupsi merebak ke mana-mana, meluas di kalangan angggota DPRD I dan II yang mengkorupsi APBD. Penjarahan uang negara dilakukan oleh sementara pejabat. Dulu saya membanggakan Ranah Minang yang masyarakatnya bersifat egaliter, sama rasa sama rata, demokratis. Kini saya malu mengungkapkan substansinya secara detail.&lt;br /&gt;Adakah prospek akan terwujudnya perbaikan ekonomi rakyat, akan terjadinya perubahan sehingga etika dan moralitas, rule-of-law dapat ditegakkan setelah Pemilu 2004? Sumbar tidak sunyi dari suasana pra-kampanye. Pers lokal memberitakan: Tidak cukup Pemilu badunsanak, harus beradat dan beretika – Caleg perempuan membentur tembok – Ancaman Golput – Jangan pilih politikus haram.&lt;br /&gt;Gejala Jakarta main polling-polling mengenai partai pilihan Anda juga sudah sampai di Sumbar. Sebuah koran memuat hasil polls berdasarkan SMS yang masuk, enam parpol banyak dukungan di Sumbar yakni: PK Sejahtera, PAN, Golkar, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, PPP, Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB).&lt;br /&gt;Seorang pemuda drop-out universitas, kini berusaha swasta, tanpa ditanya memberitahukan kepada saya ketika ketemu dia di Jam Gadang ”Saya akan pilih PAN, Pak”. Indra kepala cabang perusahaan besar di Padang menerangkan PK Sejahtera tampaknya sedang populer. Seorang pemuda ingin perbaikan ekonomi dan karena itu memilih partai yang dipimpin oleh ekonom Dr. Sjahrir. Kita lihat sajalah nanti apa jadinya. Yang jelas Sumbar pudar. Dan pulang kampung aku pun sedih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah wartawan &lt;br /&gt;senior&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110853269563549367?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110853269563549367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110853269563549367' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110853269563549367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110853269563549367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/pulang-kampung-sumbar-pudar-oleh.html' title='Pulang Kampung, Sumbar Pudar, Oleh Rosihan Anwar'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110842999308735498</id><published>2005-02-14T17:12:00.000-08:00</published><updated>2005-02-14T17:13:13.090-08:00</updated><title type='text'>Padang Digoyang Gempa Tektonik 5,0 SR</title><content type='html'>Padang, Senin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, Selasa (15/2) dini hari, digoyang gempa tektonik berkekuatan 5,0 skala richter (SR) sekitar lima detik dan sempat menyentakkan warga yang mulai tidur di malam itu.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun dari Kantor Pencatat Gempa Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Padang Panjang, menyebutkan, gempa tercatat terjadi pada pukul 00.08.23 WIB sekitar lima detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas BMG, Hendra mengatakan, berdasarkan analisa sementara, pusat gempa berada pada koordinat 1,5 Lintang Selatan dan 99,05 Bujur Timur atau sekitar 165 KM arah barat daya kota Padang Panjang. Tepatnya, pusat gempa itu berada di Selat Mentawai, pada kedalaman normal di laut dan terjadi akibat patahan di dasar laut.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Ia menyebutkan, di Padang gempa dirasakan 2 hingga 3 MMI dan di Selat Mentawai 3 hingga 4 MMI, yang goyangannya diperkirakan tidak merusak bangunan namun dapat mengejutkan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, gempa bisa menyebabkan tsunami kecil di Selat Mentawai namun belum diketahui apakah akan terjadi gempa susulan. Hendra mengatakan, pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Di Kota Padang, diperoleh informasi, masyarakat sempat panik dan berupaya keluar rumah karena trauma dengan kejadian tsunami beberapa waktu lalu, sementara itu aparat keamanan berjaga-jaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (Ant/Mbk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110842999308735498?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110842999308735498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110842999308735498' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110842999308735498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110842999308735498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/padang-digoyang-gempa-tektonik-50-sr.html' title='Padang Digoyang Gempa Tektonik 5,0 SR'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110835793649261163</id><published>2005-02-13T21:11:00.000-08:00</published><updated>2005-02-13T21:12:16.493-08:00</updated><title type='text'>Puisi seorang Bijak</title><content type='html'>''Engkau tidak pernah memiliki sesuatu&lt;br /&gt;Engkau hanya memegangnya sebentar&lt;br /&gt;Kalau engkau tak dapat melepaskannya, engkau akan&lt;br /&gt;terbelenggu olehnya.&lt;br /&gt;Apa saja hartamu, harta itu harus kau pegang dengan&lt;br /&gt;tanganmu seperti engkau menggenggam air.&lt;br /&gt;Genggamlah erat-erat dan harta itu lepas. Akulah itu sebagai milikmu dan engkau mencemarkannya.&lt;br /&gt;Lepaskanlah, dan semua itu menjadi milikmu selama-lamanya''.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110835793649261163?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110835793649261163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110835793649261163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110835793649261163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110835793649261163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/puisi-seorang-bijak.html' title='Puisi seorang Bijak'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110834156559712203</id><published>2005-02-13T16:36:00.000-08:00</published><updated>2005-02-13T16:39:25.600-08:00</updated><title type='text'>Pesan Cinta Blogger Indonesia</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.roysuryowatch.org"&gt;&lt;img&lt;br /&gt;src="http://vrs.priyadi.net/vrs.png" alt="Valentine Untuk Roy Suryo" width="234" height="60" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet, 14 Februari 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan berbagai komentar KRMT Roy Suryo Notodiprojo akhir-akhir ini di berbagai media, kami, komunitas blog Indonesia berkesimpulan bahwa beliau kekurangan informasi atau bahkan menerima informasi yang tidak benar tentang blog. Kami sendiri memandang bahwa blog adalah hasil dari evolusi bertahun-tahun di Internet, yang semakin menunjukkan bahwa Internet adalah wadah nyata untuk saling menghubungkan orang-orang di dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga yakin bahwa KRMT Roy Suryo sebagai seorang manusia tentulah sangat membutuhkan kasih sayang dari orang lain. Oleh karena itu, kami, komunitas blog Indonesia pada bulan penuh cinta ini sepakat untuk mendedikasikan hari Valentine tahun 2005 khusus untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat selalu serta penuh perhatian dan kasih sayang dari kami untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo di Hari Kasih Sayang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Blog Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ps. Bagi rekan-rekan sesama blogger yang ingin ikut berpartisipasi, silakan lihat undangan acara ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110834156559712203?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110834156559712203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110834156559712203' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110834156559712203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110834156559712203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/pesan-cinta-blogger-indonesia.html' title='Pesan Cinta Blogger Indonesia'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110799518086225911</id><published>2005-02-09T16:26:00.000-08:00</published><updated>2005-02-09T16:26:20.863-08:00</updated><title type='text'>Hard Rock Cafe Nagoya</title><content type='html'>&lt;div style="float: right; margin-left: 10px; margin-bottom: 10px;"&gt; &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/4538956/" title="photo sharing"&gt;&lt;img src="http://photos3.flickr.com/4538956_b06724b470_m.jpg" alt="" style="border: solid 2px #000000;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size: 0.9em; margin-top: 0px;"&gt;  &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/4538956/"&gt;DSCF0226&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;  Originally uploaded by &lt;a href="http://www.flickr.com/people/fauzan/"&gt;fauzanazmi&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Suatu saat saya berangan-angan ada yang namanya Minang Cafe Internatiaonal, or Angklung Cafe yang namanya bisa mendunia....want to see more visit &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.flickr.com/photos/fauzan&lt;br clear="all" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110799518086225911?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110799518086225911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110799518086225911' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110799518086225911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110799518086225911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/hard-rock-cafe-nagoya.html' title='Hard Rock Cafe Nagoya'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110775857355009681</id><published>2005-02-06T22:42:00.000-08:00</published><updated>2005-02-06T22:42:53.550-08:00</updated><title type='text'>Indonesian Festifal, Nagoya Int Center, 2-4 Feb 2005</title><content type='html'>&lt;div style="float: right; margin-left: 10px; margin-bottom: 10px;"&gt; &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/4383407/" title="photo sharing"&gt;&lt;img src="http://photos4.flickr.com/4383407_381e207c4b_m.jpg" alt="" style="border: solid 2px #000000;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size: 0.9em; margin-top: 0px;"&gt;  &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/4383407/"&gt;DSC00298&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;  Originally uploaded by &lt;a href="http://www.flickr.com/people/fauzan/"&gt;fauzanazmi&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Pameran apalagi ke luar negeri tujuannya adalah promosi, tetapi entah apa yang menjadi target operasi dari KBRI, sehingga  FI yang seharusnya dihadiri oleh banyak pengusaha di bidang kerajianan atau pariwisata, malah dihadiri oleh pengusaha hitam Jepang (YAKUZA)dengan membawa simpanannya yang umumnya adalah orang Indonesia. RIAU sebagai salah satu sponsor dari acara ini patut merasa kecewa, karena  hasil dari pameran ini jauh dari apa yang mereka harapkan, semoga untuk masa yang akan datang koordinasi untuk acara seperti ini lebih baik lagi, demi memajukan pariwisata dan usaha kecil menengah di Indonesia.&lt;br clear="all" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110775857355009681?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110775857355009681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110775857355009681' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110775857355009681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110775857355009681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/02/indonesian-festifal-nagoya-int-center.html' title='Indonesian Festifal, Nagoya Int Center, 2-4 Feb 2005'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110713836453942335</id><published>2005-01-30T18:23:00.000-08:00</published><updated>2005-01-30T18:26:04.540-08:00</updated><title type='text'>Tsunami Record From USGS</title><content type='html'>Question: What other significant tsunamis have occurred in the region? updated  01/04/05&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Answer:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. 1797: A magnitude 8.4 earthquake near the central part of the western Sumatra generated a tsunami that flooded Padang. More than 300 fatalities.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. 1833: A magnitude 8.7 earthquake near the south coast of the western Sumatra triggered a huge tsunami that flooded the southern part of western Sumatra. Numerous victims.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 1843: A tsunami that came from the southeast and flooded the coast of the Nias Island. Many fatalities.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. 1861: A magnitude 8.5 earthquake affected all the western coast of Sumatra. Several thousand fatalities.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. 1881: A magnitude 7.9 earthquake in the Andaman Island region generated a 1 m high tsunami on India’s eastern coast. &lt;a href="http://cires.colorado.edu/~bilham/Oldham1881account.htm"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. 1883: Krakatau explosion. 36,000 fatalities, primarily on the islands of Java and Sumatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. 1941: A magnitude ~7.7 Adaman Islands earthquake. Anecdotal accounts exist of a tsunami, however, no official records exist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;References:&lt;br /&gt;Tsunami Laboratory, Institute of Computational Mathematics and Mathematical Geophysics  &lt;br /&gt;National Geophysical Data Center&lt;br /&gt;K. Sieh&lt;br /&gt;R. Bilham&lt;br /&gt;Oritz and Billham, 2003 JGR, VOL. 108, NO. B4,  pp 2215 &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110713836453942335?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110713836453942335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110713836453942335' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110713836453942335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110713836453942335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/01/tsunami-record-from-usgs.html' title='Tsunami Record From USGS'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7105203.post-110618961836246955</id><published>2005-01-19T18:53:00.000-08:00</published><updated>2005-01-19T18:53:38.363-08:00</updated><title type='text'>Yukata in Mamoth Bazar</title><content type='html'>&lt;div style="float: right; margin-left: 10px; margin-bottom: 10px;"&gt; &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/1480332/" title="photo sharing"&gt;&lt;img src="http://photos2.flickr.com/1480332_cc36e7e731_m.jpg" alt="" style="border: solid 2px #000000;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size: 0.9em; margin-top: 0px;"&gt;  &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/fauzan/1480332/"&gt;DSCF0028&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;  Originally uploaded by &lt;a href="http://www.flickr.com/people/fauzan/"&gt;fauzanazmi&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Pengalaman pakai yukata di Mammoth bazar&lt;br clear="all" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7105203-110618961836246955?l=fauzanazmi.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/feeds/110618961836246955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=7105203&amp;postID=110618961836246955' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110618961836246955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7105203/posts/default/110618961836246955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fauzanazmi.blogspot.com/2005/01/yukata-in-mamoth-bazar.html' title='Yukata in Mamoth Bazar'/><author><name>fauzanazmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04519468087731485414</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09591792524747279154'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>